Jebolan SPN Bukit Kaba Banyak Dilirik Densus 88

Jebolan SPN Bukit Kaba Banyak Dilirik Densus 88

86
BERBAGI
Para siswa SPN Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong sesaat usai bertemu dengan keluarga. POTO: Emilia Puspita.

 

RBO, CURUP – Siswa jebolan dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba Kabupaten Rejang Lebong, sudah banyak yang bergabung di lembaga elit kesatuan Polri. Bahkan, lulusan SPN Bukit Kaba tahun 2016, se-Sumatera, paling banyak dipilih oleh Densus 88.

“Ada 14 orang lulusan SPN Bukit Kaba ini yang terpilih di Densus 88,” kata AKBP Abdul Muis, Kepala SPN Bukit Kaba.

Siswa SPN Bukit Kaba tahun 2017 saat momen berkumpul dengan keluarga. Foto Emilia Puspita.

Untuk bisa terpilih bergabung di kesatuan penanggulangan terorisme di Indonesia tersebut, terang Abdul Muis, lulusan SPN Bukit Kaba ini harus melewati serangkaian ujian. Diantaranya, ketangkasan, keterampilan, kesehatan, keahlian menembak, termasuk tes psikologi dan bahasa Inggris.

“Kita ternyata bisa mengalahkan provinsi-provinsi besar seperti Palembang, Aceh, Medan, kalah dengan kita,” kata Abdul Muis kepada Bupati Rejang Lebong H. Ahmad Hijazi.

Bahkan menurut Muis, dari keempat belas anggota lulusan SPN Bukit Kaba ini, ada beberapa orang yang sudah diikutkan pelatihan ke luar negeri. “Berarti SPN Bukit Kaba, yang ada di daerah Rejang Lebong ini sudah mendunia,” sebutnya.

Abdul Muis mengatakan jumlah lulusan SPN Bukit Kaba dari sejak berdiri hingga 2017 ini telah mencapai 1.200 siswa. Jumlah tersebut akumulasi dari berbagai daerah di Indonesia yang menimba ilmu kepolisian di Kabupaten Rejang Lebong.

Siswa SPN Bukit Kaba saat mendapat kesempatan berfoto bersama keluarga.

Pendidikan pertama itu lebih kurang 468 dari 8 provinsi. Jadi, yang dihasilkan SPN Bukit Kaba, polisi-polisi yang mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat itu sudah se-Indonesia. Ditambah dengan pendidikan ahli golongan. Terakhir kemarin, 2016,
itu dari 6 polda, berarti 6 provinsi. Terus, pernah sekali, dari Bali,” urainya.

Dalam kesempatan itu AKBP Abdul Muis juga menyemangati dan menantang para siswa SPN yang akan lulus pada Maret 2018 itu, agar bisa mengikuti jejak para senior mereka tadi.

“Makanya saya pesan kepada siswa yang sekarang, 146, Anda harus bisa, minimal sama, apalagi mengalahkan senior-senior kalian. Sanggup?” tantang Abdul Muis, diikuti ucapan ‘Siap!’ secara serentak dari para siswa Diktuk.(gol)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

12 − 8 =