HUT Forum RTRW Agendakan Dua Kegiatan Sosial

HUT Forum RTRW Agendakan Dua Kegiatan Sosial

10
BERBAGI
Iwan/RBO: Forum RT RW Kota Bengkulu

Dharma Setiawan: Kita Ingin BOP Naik Tahun Ini

RBO, BENGKULU – Dalam rangka untuk memperingati HUT ke III organisasi Forum Komunikasi (FK) RTRW seKota Bengkulu, FK RTRW Kota Bengkulu telah mengagendakan dua kegiatan sosial yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat. “Kita ini terbentuk sesuai akta notaris tanggal 25 September 2014. Itu artinya FK RTRW akan merayakan HUT ketiga tahun ini sejak berdiri. Dan dari hasil rapat kami bersama seluruh pengurus RTRW Kota Bengkulu bersama pengurus kecamatan, maka kita menyepakati HUT kali ini dirayakan dengan melaksanakan dua kegiatan sosial,” ungkap Ketua FK RTRW Kota Bengkulu, Drs Dharma Setiawan SH usai rapat, kemarin (18/9).
Dijelaskan oleh Dharma Setiawan atau yang akrab dipanggil Iwan Kadar, kegiatan sosial yang akan mereka laksanakan yaitu membersihkan kotoran sampah di lokasi pariwisata Pantai Panjang serta memberikan bantuan untuk anak yatim piatu. “Jadwalnya akan kita tetapkan dalam waktu dekat,” jelasnya.
Kemudian kedepan, hasil rapat FK RTRW, juga membahas soal usulan kenaikan BOP para Ketua RTRW dari Rp 325 ribu menjadi Rp 500 ribu, serta janji pemerintah Kota Bengkulu untuk memberikan sepeda motor sebagai kendaraan operasional ketua RT dan RW. “Kami harapkan dalam APBD Perubahan tahun ini sudah bisa diakomodir untuk kenaikan BOP tersebut. Dan untuk sepeda motor, kami tetap berharap bisa ditepati janji Pak Wali. Sebab ini bisa menjadi kendaraan untuk operasional kami dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota,”tegasnya.
Sementara itu, dari anggota Banggar DPRD Kota Bengkulu, Rena Anggraini SP, menerangkan, untuk usulan kenaikan BOP para Ketua RT dan RW yang jumlahnya 1.517 se Kota Bengkulu, kemungkinan akan diakomodir jika memang usulannya masuk di KUA PPAS APBD Perubahan. Sedangkan untuk motor dinas, nampaknya belum bisa. “Kalau dilihat dari APBD kita, untuk kenaikan BOP, itu kami setujui. Tapi untuk kendaraan motor dinas nampaknya belum bisa direalisasikan tahun ini. Sebab APBD kita saja masih defisit. Karena untuk menganggarkan sepeda motor bagi para Ketua RT RW itu, kita butuh dana Rp 22 Miliar. Mungkin di APBD tahun selanjutnya bisa dianggarkan, tapi kalau di APBD tahun ini nampaknya belum,” tegas politisi PKS tersebut. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 + one =