Sidik Korupsi Pasar Pagar Dewa Berlanjut

Sidik Korupsi Pasar Pagar Dewa Berlanjut

14
BERBAGI
Dedi/RBO: Sekda Kota Bengkulu Marjon usai menjalani pemeriksaan kasus pungli pasar di Kejaksaan Negeri Bengkulu

RBO, BENGKULU – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon M.Pd, kemarin Senin, (18/9) diperiksa Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu. Dia diperiksa sebagai saksi kasus Pungutan Liar (Pungli) retribusi Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu tahun 2016 lalu.

Sekda Marjon, saat dikonfirmasi seusai pemeriksaan itu enggan berkomentar terkiat pemeriksaan dirinya oleh Penyidik Kejari itu. Namun dia hanya mengatakan, bahwa kedatangannya ke Kejaksaan untuk memenuhi panggilan Penyidik. Dia diperiksa terkait kasus Pungli Retribusi Pagar Dewa itu.

“Ya, saya diperiksa tentang retribusi pasar Pagar Dewa,” ucapnya seusai pemeriksaan itu kemarin.

Dirinyapun membantah saat ditanya bahwa surat edaran pungutan retribusi itu bukan dia yang mengeluarkannya, bukan berdasarkan permintaannya dan bukan dia yang menandatangani surat edaran Pungutan retribusi itu melainkan Kadis Diskop Kota.

“Itu tidak benar! Sudah jelas di situ ada tanda tangan Kadis Diskop (Edyson red) bukan saya yang mengeluarkan surat retribusi itu, kan sudah jelas disitu ada tanda tangan Kepala Dinas Koperasi,” kata dia.

Plt. Kajari Bengkulu Irvon Desvi Putra SH, sekaligus Kasi Pidsus Kejari Bengkulu saat dikonfirmasi mengatakan, memang kemarin Penyidik Kejari Bengkulu menjadwalkan pemanggilan terhadap ASN tertinggi di lingkup Pemda Kota Bengkulu itu untuk diperiksa sebagai saksi kasus Pungli retribusi di Pasar Pagar Dewa itu, sebelumnya yang bersangkutan pernah dipanggil satu kali namun pada saat pemanggilan itu yang bersangkutan mangkir dari panggilan Penyidik tanpa ada keterangan.

“Ya memang hari ini (Kemarin red) kita memeriksa satu orang saksi yaitu Marjon selaku Sekda Kota Bengkulu diperiksa terkait dengan kasus Pungli itu. Sebelumnya dia pernah mangkir dari panggilan Penyidik satu kali dan hari ini akhirnya dia memenuhi panggilan Penyidik,” terangnya kemarin Senin.

Pemeriksaan saksi ini kata dia, Penyidik menggali fakta baru sebab pengelolaan Pasar Pagar Dewa itu dikelola oleh UPTD Disperindang tetapi retribusinya berasal dari surat yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi (Diskop) Kota Bengkulu ini yang digali oleh Penyidik.

“Pemeriksaan saksi ini, kita masih menggali, kenapa Diskop yang minta untuk melakukan pungutan retribusi itu ini yang masih kita dalami, oleh karena itulah kita memeriksa Sekda Kota Bengkulu ini,” pungkaanya.(ide)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

twenty − fourteen =