Kemenpar Butuh Guru di Bengkulu Untuk Pengembangan Pariwisata

Kemenpar Butuh Guru di Bengkulu Untuk Pengembangan Pariwisata

8
BERBAGI
ADIT/RBO: Kemenpar Memberikan Pelatihan Kepada 200 Guru SMA dan SMK se Provinsi Bengkulu

RBO, BENGKULU – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI membutuhkan peran guru diseluruh Indonesia untuk pengembangan kepariwisataan. Kemenpar RI berharap agar setiap guru dan mensharing dan menjadi Agen Of Change kepada siswa dalam pembentukan transformasi pembudayaan kepariwisataan.

Direktur Badan Pengelola Otoritas Danau Toba Kemenpar, Faisal, MM.Par, CHE yang ditemui saat Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Pembudayaan Kepariwisataan Bagi Guru SMK dan SMA se Provinsi Bengkulu (20/9) menuturkan, salah satu pilar yang mampu memberikan efek besar dan luas dalam pengembangan pariwisata itu adalah guru. Sehingga dengan mengundang guru dalam kegiatan ini mereka dapat mensharing serta menjadi agen of change kepada siswanya sehingga ada pembentukan tranfsormasi budaya dari yang biasanya menjadi membudayakan kebiasaan hospitality.

“Cara yang bisa dilakukan guru adalah guru menjadi contoh terhadap aktivitas yang mencerminkan pariwisata. Contoh budaya untuk selalu rapi, bersih, murah senyum dan ramah, membudayakan menanam pohon, cinta lingkungan dan bersih. Yang nantinya kita harapkan mereka-mereka (Guru) ini meyakinkan siswanya untuk berprilaku yang sama,” terangnya.

Faisal mengatakan, pembudayaan kepariwisataan ini sangat penting dilakukan dan sangat vital dalam rangka membangun generasi pariwisata kedepan, dimana kita menyongsong masa keemasan kepariwisataan pada tahun 2020 nanti.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, Drs. Ade Erlangga yang hadir dan menjadi narasumber dalam acara tersebut menuturkan, Pendidikan dan kebudyaan, ini jadi duahal yang jadi kesatuan, melestrikan budaya, menciptakan orang yang punya kemampuan untuk melestarikan budaya.

“Pendidikan itu harus berkarakter. Pariwista itu juga harus memiliki SDM yang berkarakter. Punya jiwa harmoni, care terhadap lingkungan, berusaha untuk bantu orang lain, komunikatif juga. Nah ini yang akan kita ciptakan dan kita laksanakan untuk kader-kader pariwisata mulai dari sekolah yang dididik oleh guru,” katanya.

Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Pembudayaan Kepariwisataan Bagi Guru SMK dan SMA se Provinsi Bengkulu tersebut diikuti lebih dari 200 guru. Kegiatan yang dilaksanakan disalah satu hotel ternama di Kota Bengkulu yang dihadiri oleh Anggota DPR RI Dapil Bengkulu Dewi Coryati, Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu itu merupakan upaya percepatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata untuk mencetak tenaga profesional untuk pengembangan potensi pariwisata di Indonesia, khusunya didaerah. Dan juga pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dasar SDM Kepariwisataan bagi para guru SMK dan SMA.(ae2)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

ten − ten =