Pembukaan Tabut Meriah, Ratusan Dol & Penari Memukau

Pembukaan Tabut Meriah, Ratusan Dol & Penari Memukau

6
BERBAGI
Agus/RBO: Tari Tabut salah satu hiburan yang mampu menghipnotis ribuan penonton saat acara pembukaan.

2020 Tabut Ditonton Masyarakat Dunia

RBO, BENGKULU – Plt Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah, MMA mengajak seluruh lapisan masyarakat di Bengkulu untuk mendukung program prioritas Bengkulu dengan menyukseskan kegiatan budaya Tabut yang menjadi agenda tahunan di Bengkulu.

Sehingga tahun 2020 nanti akan disaksikan masyarakat dari semua penjuru dunia. Seiring dengan tahun kunjungan Bengkulu.
“Pembangunan pariwisata akan mendukung program unggulan daerah guna mewujudkan tahun kunjungan wisata pada 2020 atau “Visit Wonderful Bengkulu 2020,”paparnya.

Agenda pembukaan Festival Tabut tahun 2017 sukses digelar dan meriah Rabu malam (20/9) di lapangan Merdeka View Tower, Kota Bengkulu. Meski cuaca di Provinsi Bengkulu tak bersahabat, pasalnya dilanda hujan sejak Rabu pagi hingga malam pembukaan Tabut, namun pembukaan Festival Tabut tetap khidmat sesuai dengan rencana.

Pembukaan Festival Tabut tahun ini meriah, terdapat ratusan musik dol ditabuh serentak. Mereka berbaris sepanjang jalan dari Balai Raya Semarak hingga lapangan Merdeka, tempat festival budaya dan pasar rakyat digelar.

Hentakan suara alat musik tabuh dari bonggol kayu kelapa itu, mengiringi perjalanan rombongan pejabat daerah dan tokoh masyarakat bersama Kerukunan Keluarga Tabut menuju panggung festival. Konon, pada zaman dahulu, dol hanya dimainkan saat perayaan tabut saja.

Bukan hanya itu, di panggung utama, ratusan penari tradisional tampil serentak. Mereka memukau penonton yang hadir, dengan menampilkan tarian rangkaian ritual tabut. Lagi-lagi, musik dol menjadi pengiring utama tarian gadis-gadis cantik Bengkulu itu.

Sementara itu, Festival Tabot 2017 dibuka langsung oleh Plt.Gubernur Bengkulu Dr.drh.H.Rohidin Mersyah,MMA sekira pukul 20.45 WIB. Selain dihadiri Gubernur Bengkulu beserta istri Derta Wahyulin Rohidin Mersyah, pembukaan Festival Tabut juga dihadiri ratusan tamu undangan penting lainnya. Diantaranya, anggota DPR RI dapil Bengkulu Dewi Coryati, Kapolda Bengkulu Brigjen.Pol.Coki Manurung, Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Agus Izudin, ST, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri, Wakil Walikota Bengkulu Patriana Sosialinda, Bupati Kepahiang Dr.Ir.H.Hidayatullah Sjahid, MM, kepala OPD di lingkungan Pemprov Bengkulu, KKT, dll.

Sementara itu, dalam sambutannya, Plt.Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan, penyelenggaraan Festival Tabut 2017 berbeda dengan tahun sebelumnya.

Dijelaskan dia, lebih lanjut, tahun ini penyelenggaraan Festival Tabut secara keseluruhan diselenggarakan oleh Keluarga Kerukunan Tabut (KKT). Sedangkan tahun 2016 lalu Festival Tabut digelar oleh event organizer (EO) luar Bengkulu.

“Pemerintah sifatnya hanya memfasilitasi agar agenda ini sukses dan lancar. Jadi seluruh penyelenggaraan dilakukan oleh KKT,” tegasnya, kemarin.

Dijelaskannya, Festival Tabut sekarang ini sudah menjadi warisan budaya tak benda. Sehingga ia berharap kedepan kualitas Festival Tabut kemasannya semakin berkelas, baik secara kebersamaan dan nuansa kebudayaannya juga harus semakin ditingkatkan sehingga Tabut semakin dikenal luas.

“Festival Tabut telah masuk dalam kalender of event nasional, sehingga diharapkan dapat mempromosikan daerah dan daya tarik wisata di Provinsi Bengkulu kedepannya,” jelasnya.

“Festival ini tidak hanya ritual budaya dan religi, tapi juga bagian dari modal pembangunan sektor pariwisata,” tambahnya.

Senada, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria juga berharap, agar event Festival Tabut 2017 dapat dijadikan sebagai momentum untuk mempromosikan budaya Bengkulu ke tingkat nasional dan internasional.

“Festival ini diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Bengkulu,” terangnya.

Ditambahkan, selama 10 hari pelaksanaan ritual atau doa, Dinas Pariwisata menggelar festival yang diisi pameran produk unggulan daerah serta berbagai lomba seperti tari dan lomba musik dol, alat musik khas Bengkulu. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

2 × 5 =