Diterjang Banjir, 3 Jembatan Ambruk, 12 Rumah Hancur

Diterjang Banjir, 3 Jembatan Ambruk, 12 Rumah Hancur

11
BERBAGI
Dedi/RBO: Warga Kelurahan Sumber Jaya Kota Bengkulu ngungsi ketempat yang aman.

RBO, BENGKULU – Warga Kota Bengkulu, tepatnya di Kelurahan Sumber Jaya, khususnya RT 12, 13, 14 dan RT 18 kawasan Kampung Bahari terendam banjir. Tiga jembatan putus dan 12 rumah hancur terseret arus. Kejadian itu disebabkan curah hujan yang tinggi pada Rabu lalu. Sekitar 300 Kepala Keluarga (KK) di RT tersebut ngungsi. Akibat dari kejadian itu kerugian ditafsirkan totalnya sekitar Rp 500 juta.

Lurah Sumber Jaya, Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Dra. Suzana Erdawati saat dikonfirmasi mengatakan, awalnya banjir ini hanya terjadi di RT 13, 14, dan 18 dan 8 rumah hancur total. Namun kemarin Kamis sekira pukul 01.00 WIB dini hari jembatan di kawasan RT 12 juga terkikis ambruk dan 4 rumah hancur total.
“Ya kalau keluarga yang rumahnya hancur itu semuanya sudah mengungsi ke tempat keluarga atau tetangga yang jauh dari banjir. Ada juga yang ngungsi ke perumnas yang sudah memiliki perumnas,” terangnya saat dihampiri RADAR BENGKULU kemarin Jumat, (22/9).

Kemudian untuk kawasan RT 13, 14, dan 18 itu berada di dalam, yakni Kampung Bahari atau kampung nelayan untuk menuju ke sana 3 jembatan hancur terseret arus Sungai Jenggalu ini. Sejauh ini warga setempat hanya menggunakan jembatan alternatif untuk menuju ke sana.

“Untuk sementara kendaraan belum bisa keluar dari Kampung Bahari itu. Untuk menuju ke kesana tim dari Tagana dan TNI, aparat kepolisian dan warga setempat membuat jembatan dari batang pinang hanya bisa dilintasi pejalan kaki untuk mengungsi keluar dari kampung tersebut,” ucapnya.

Khusus untuk RT 18 Perumahan Kampung Bahari, aliran listriknya masih menyala. Namun untuk aliran air bersihnya sudah terputus. Oleh sebab itu kemarin pihaknya memprioritaskan upaya untuk pemberian air bersih kepada warga Kampung Bahari terlebih dahulu.

“Ya, hari ini kita akan memberi bantuan berupa air bersih dan lain sebagainya untuk warga yang ada di Kampung Bahari itu melalui jalur air menggunakan kapal,” kata dia.

Untuk bantuan warga yang terseret banjir ini, kata dia, sejauh ini tim dari PMI, Tagana Kota, Dinsos Kota, sudah menyalurkan bantuan berupa selimut dan sembako lainnya.

“Kalau bantuan dari pihak Pemerintah sudah ada sejak Rabu kemarin. Hingga sekarang mereka masih menyalurkan bantuan tersebut,” kata dia.

Sementara itu data yang terhimpun RADAR BENGKULU, tim Tagana Kota Bengkulu, Dinsos, dan PMI sudah mendirikan posko untuk pengungsian warga, selain dari itu juga terdapat dapur umum yang disediakan di areal yang terseret banjir tersebut.

Tim dapur umum Dedi Kurniawan, saat dikonfirmasi mengatakan, bantuan yang dilakukan pihaknya ini sudah ada sejak Kamis kemarin hingga sekarang.

“Ya kita memberi bantuan ini sudah sejak kemarin Kamis hingga sekarang (Jumat red) selain dari dapur umum ini, pihak dari PMI dan tegana juga sudah mendirikan tenda untuk pengungsian warga yang terkena banjir,” pungkasnya. (ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

16 + fifteen =