Diduga Cemari Lingkungan, Minta PT BMQ Dievaluasi

Diduga Cemari Lingkungan, Minta PT BMQ Dievaluasi

11
BERBAGI
IST/RBO: Muspani, SH

RBO, BENGKULU – Kuasa hukum masyarakat Taba Penanjung yang menggugat PT.BMQ, Muspani SH meminta, Pemprov Bengkulu melakukan evaluasi terhadap perusahaan tambang yang berdiri di Taba Penanjung itu.
Pasalnya, perusahaan tambang tersebut diduga telah mencemari lingkungan.
“Jadi PT BMQ sekarang ini sedang menjalankan aktivitas pertambangan, itu berisiko terhadap lingkungan dan masyarakat. Dampaknya itu besar,” tegas Muspani, kemarin usai bertemu dengan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin (25/9) di Kantor Gubernur Bengkulu.
Oleh sebab itu, ia meminta Pemprov Bengkulu segera melakukan evaluasi, agar masyarakat setempat tidak semakin dirugikan.
“Tidak hanya BMQ, kita juga minta pada Pemerintah Daerah melakukan evaluasi terhadap perusahaan-perusahaan tambang yang perizinannya itu masih diperdebatkan, AMDAL nya dipertanyakan. Sebelum terjadi kerusakan, maka itu harus dilakukan,” jelasnya.
Sementara itu, ia meminta agar perusahaan tidak menjalankan aktivitas sebelum jelas semua perkaranya.
“Jadi kita minta itu nggak ada aktivitas dulu. Jangan nanti ada masalah terus ribut lagi, makanya saya cepat-cepat koordinasi dengan gubernur,” tegasnya.
“Kemarin ada konflik antara PT BMQ dengan warga. Konflik itu sudah terjadi. Kalau ini tidak diselesaikan akan menjadi masalah. Terus pola pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) itu harus memikirkan kesejahteraan masyarakat setempat. Apakah itu melalui program CSR atau program-program sosial lainnya yang terukur,” tambahnya.
Menurutnya dia, sejak berdirinya perusahaan-perusahaan tambang di Bengkulu tidak memberikan efek yang terlalu besar bagi masyarakat di Bengkulu.
“Sejak dunia ini berkembang, perusahaan tambang di Bengkulu ini sejak tahun 1980 masyarakat masih seperti inilah, terutama masyarakat di Kecamatan Taba Penanjung. Apa yang berubah? Sementara kehidupan ekonomi sangat besar, kita minta pak Gubernur mengevaluasi ini. Karena masalah perizinan ini ada di Pemprov,” tegasnya.
Sementara itu, ia mengatakan, Plt.Gubernur Bengkulu merespon aspirasi yang disampaikan oleh warga melalui dirinya.
“Pak Gubernur merespon tadi. Mungkin dalam waktu dekat ini akan ada tim yang turun , sehingga masalah ini bisa selesai,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt.Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu terkait dengan tuntutan masyarakat Taba Penanjung terhadap PT.BMQ itu.
“Ya, terkait masalah AMDAL nya (PT.BMQ Bengkulu Tengah-red), perlu peninjauan ulang, kita membahas itu. Kalau terbukti melanggar aturan tentu akan ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

seventeen + 17 =