Pasific Partnership 2018 Akan Digelar di Bengkulu

Pasific Partnership 2018 Akan Digelar di Bengkulu

8
BERBAGI

RBO, BENGKULU – Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengapresiasi, agenda Pasific Partnership 2018 yang akan digelar pada tanggal 29 Maret sampai 12 April 2018 di Bengkulu.

Pasalnya menurut dia, program atau rencana yang akan dilakukan oleh Pasific Partnership 2018 sangat erat kaitannya dengan kondisi serta keadaan di Provinsi Bengkulu, khususnya bencana alam seperti banjir maupun gempa bumi. Sehingga dengan adanya program kerja sama seperti ini akan sangat berarti dan sangat bermakna bagi Provinsi Bengkulu.

“Pemprov menyambut dengan baik program kerja sama ini. Mudah–mudahan mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan nantinya akan sampai ke proses evaluasi akan sukses berjalan dengan lancar,” ungkapnya, kemarin saat membuka Opening Ceremony Pre Deployment Site Survey (PDSS) Pasific Partnership 2018 dan Ramah Tamah Bersama Personel TNI dan Personel Militer Luar Negeri, di Balai Raya Semarak Bengkulu.

Sekadar informasi, Pasific Partnership 2018 sendiri adalah latihan bersama serta kerja sama antara TNI dan tentara Amerika di bidang kemanusiaan, baik penanggulangan bencana alam, kesehatan maupun pemberdayaan masyarakat.

Tampak hadir dalam acara kemarin Komandan Tim USA, Kepala Pusat Penyuluhan Kementerian Pertanian Fathan A. Rasyid, Sekjend DPP Perhiptani Pusat Jakarta, Serta Kepala OPD Pemda Provinsi Bengkulu.

Dijelaskan dia, OPD dari tim perguruan tinggi juga telah mempersiapkan rencana – rencana kerja sama yang akan dilakukan di 2018 ini. Namun ini tergantung dari hasil survei ini nantinya.

“Mudah – mudahan pokok – pokok kegiatan dapat dirumuskan dengan baik. Tinggal nanti akan dilakukan survei yang mana program yang dapat dilaksanakan di Provinsi Bengkulu,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Satgas Pasific Partnership 2018 Indonesia Kolonel Laut Suswardana menjelaskan, proses perencanaan survei sendiri telah jauh lebih matang dari pada yang diperkirakan sebelumnya.

“Kami berharap 3-4 hari kedepan sureinya akan jauh lebih lancar dan membuat pijakan untuk pelaksanaan kegiatan di tanggal 29 Maret sampai 12 April nanti menjadi lebih mudah terukur dan terdukung anggarannya,” pungkasnya. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

fourteen + seven =