Perangkat Desa Tak Boleh Merangkap Honorer dan Tenaga Kontrak

Perangkat Desa Tak Boleh Merangkap Honorer dan Tenaga Kontrak

28
BERBAGI
Bri/RBO: Camat Arga Makmur Sri Dasa Utama

Sri Dasa: Batas Umur Pengabdian Hingga 60 Tahun

RBO, ARGA MAKMUR – Ini peringatan bagi mereka yang sebelumnya sebagai honorer atau tenaga kontrak,yang sudah dan akan menjadi perangkat desa. Bila ingin menjadi perangkat desa, maka pekerjaan sebagai honorer atau tenaga kontrak dilingkungan pemerintah atau swasta harus dilepaskan atau mundur sebagai perangkat desa. Penegasan tersebut disampaikan Camat Kota Arga Makmur BU, Sri Dasa Utama,S.IP saat memberikan sambutannya dalam pelantikan dan pengambilan sumpah 12 perangkat desa di lingkungan Pemdes Lubuk Sahung kemarin.

Ditegaskan satu-satunya camat perempuan di BU ini, pekerjaan sebagai perangkat desa adalah sebuah profesi permanen dan tidak boleh bahkan dilarang dijadikan sebagai pekerjaan sampingan atau tambahan. Dikatakannya, berdasarkan aturan yang ada, seorang perangkat desa,terutama Sekdes, Kasi dan Kaur adalah staf kantor desa yang wajib masuk kantor setiap harinya sebagai mana layaknya pegawai kantor pemerintahan desa.

Jadi perangkat desa itu, tugasnya semakin berat dan menantang dan bersifat permanen hingga berusia 60 tahun. ‘’Perangkat desa itu wajib melayani semua warga dengan tulus dan sepenuh hati, untuk itu kedepannanya tidak ada lagi laporan dan keluhan warga, lantaran mereka tidak atau kurang dilayani dengan baik. Jangan ada lagi pada saat warga ingin berurusan di desa, perangkat desa malah cuek dan sibuk main HP saja,’’ujar Sri Dasa.

Usia batas pengabdian perangkat desa itu adalah 60 tahun . ‘’Seorang perangkat desa berhenti dengan 3 alasan yakni meninggal dunia, mengundurkan diri atau diberhentikan lantaran melanggar aturan dan sumpah jabatan yang dibacakan tadi,’’tegas Srikandi Bumi Ratu Samban ini. (bri)

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

20 − ten =