Rohidin: Sukseskan 85.000 Persil untuk Provinsi Bengkulu

Rohidin: Sukseskan 85.000 Persil untuk Provinsi Bengkulu

11
BERBAGI
RIO/RBO: Syukuran & Acara Ramah Tamah Hari Agraria Nasional ke 57 Tahun 2017 yang dihadiri unsur FKPD Provinsi Bengkulu

RBO, BENGKULU – Dalam memperingati Hari Agraria Nasional, Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Bengkulu mengadakan upacara bendera yang dihadiri oleh FKPD serta seluruh ASN serta karyawan/ti Pegawai Tidak Tetap (PTT) bertempat di Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu Jl. Basuki Rahmat No. 7 Kota Bengkulu kemarin (25/09). Unsur Msupida yang hadir antara lain Kapolda Bengkulu, Danrem, Danlanal dan beberapa Bupati yakni Bupati Bengkulu Utara, Bupati Bengkulu Selatan Bupati Kepahiang.
Upacara bendera ini secara simbolis dipimpin oleh Plt. Gubernur Provinsi Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, M.MA. Ia menyampaikan secara langsung sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional Tahun 2017, Sofyan A. Djalil, yang mana sambutan ini menyampaikan sejarah dalam peringatan Hari Agraria Nasional. Selain itu tekad pemerintah dalam mencanangkan Program Reformasi Agraria, Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) serta Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Peringatan Hari Agraria Nasional merupakan cikal bakal terbentuknya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) pada tanggal 24 September 1060, yang lahir dilandasi oleh semangat perjuangan dan semangat kemerdekaan yang merupakan manifestasi perlawanan terhadap nilai-nilai kolonialisme, kepincangan penguasaan, pemilikan dan penggunaan tanah, pengingkaran hak-hak masyarakat hukum adat serta diskriminasi hukum dalam bidang agraria. Ditambahkannya dalam mengurangi ketimpangan struktur penguasan, pemilikan, penggunaan tanah, pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan aset tanah dan penguatan hak masyarakat atas tanah/hutan adat pemerintah mencanangkan Program Reforma Agraria.
Selain itu juga melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) diakhir tahun 2016 secara nasional baru sekitar 45 % bidang tanah yang terdaftar, sehingga nanti di tahun 2025 dapat menyelesaikan seluruh pemetaan, registrasi dan sertifikasi tanah di seluruh Indonesia.
Disamping itu juga pemerintah telah mencanangkan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang meliputi penguatan system logistic nasional berupa pembangunan jalan tol/jalan tol, infrastruktur kereta api, Bandar udara, tol laut, transportasi missal perkotaan, serta proyek energi, sistem kelistrikan dan sistem irigasi, terkhusus di Provinsi Bengkulu hendaknya kita mensukseskan program sertifikasi lahan 85.000 persil/ Bidang yang ditargetkan oleh Pemerintah, “papar Rohidin Mersyah.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kakanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu, Ir. Danu Ismadi, bahwasanya untuk Provinsi Bengkulu yang ditargetkan 85.000 persil/ bidang tanah yang didasarkan pada SKB Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 25/SKB/V/2017, Nomor 590-3167A Tahu 2017 dan Nomor 34 Tahun 2017 yang mana mengimbau kepada Walikota dan Bupati mengalokasikan dana Rp 200.000 perbidang/ persil untuk biaya patok, materai, berkas dan perangkat desa yang mendampingi petugas pengukuran tanah dilapangan. Karena hal ini tidak dianggarkan oleh APBN melalui BPN, sehingga perlu dituangkan dalam bentuk Perbup (Peraturan Bupati) atau jika dirasakan perlu dapat dituangkan dalam Pergub (Peraturan Gubernur), sehingga masyarakat tetap dapat merasakan proses Sertifikasi lahan mereka dengan gratis, “ujar Danu Ismadi.
Untuk di Provinsi Bengkulu sekitar 1.399.000 bidang yang sudah terdata. Dimana sebanyak 626.000, (45%) bidang sudah bersertifikat/ persil dan 763.000 (55%) bidang belum bersertifikat. Sehingga target Pemerintah untuk 85.000 bidang bisa terselesaikan.
Dengan acara syukuran Hari Agraria Nasional ke 57 Tahun 2017 dapat menjalin tali silaturahmi sesama ASN dan Karyawan/ti PTT di Jajaran Kanwil ATR/BPN Provinsi Bengkulu dan juga bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Bupati dan Walikota) guna mensukseskan program Sertifikasi Nasional yang ditargetkan oleh Pemerintah Pusat.(Ae-4)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

5 × 5 =