Mahyuddin: Nonton Film G30S PKI Butuh Pendampingan Orang Tua

Mahyuddin: Nonton Film G30S PKI Butuh Pendampingan Orang Tua

6
BERBAGI
Pengkhianatan-G30S-PKI

RBO, MUKOMUKO – Beberapa hari belakangan ini disejumlah titik masyarakat ramai nonton bareng (Nobar) film G30S PKI. Bahkan, Sabtu mendatang (30/9) tepatnya malam mingggu Desa Agung Jaya Kecamatan Air Manjuto mendapat giliran nobar yang diselenggarakan Kodim 0423 Bengkulu Utara melalui Koramil Kota Mukomuko.
Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengimbau kepada orang tua untuk mendampingi anak-anaknya jika ingin menonton Film G30S PKI. Hal ini disampaikan Kabid PP dan PA, Mahyuddin kepada RBI kemarin.
Ia mengatakan, film G30S PKI ada beberapa adegan yang menampilkan tindakan kekerasan yang tidak cocok ditonton oleh anak-anak.
“Ini bukan saja film G30S PKI, tapi seluruh film yang mengandung unsur kekerasan. Sebaiknya memang untuk anak 12 tahun kebawah, gak usah dulu nonton film G30S PKI itu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mudarat jika anak menonton adegan kekerasan, dikhawatirkan si anak merivew atau menerjemahkan sendiri tindakan yang ada dalam film.
Anggapan si anak prilaku kekerasan itu boleh dilakukan dan kemungkinan besar akan ditirukan dikehidupan sehari-harinya.
“Yang namanya anak-anak kecendruangan menirunya tinggi. Apalagi ia melihat visual yang nyata bergerak. Anak-anakkan belum bisa membedakan baik dan buruk,” terangnya.
Kendati demikian, secara pribadi ia sepakat dengan pembelajaran sejarah sejak dini bagi anak-anak dengan metode yang sesuai.
“Karena kabarnya ini nonton bareng. Jika anak-anak 12 tahun kebawah yang terlanjur ikut nonton alangkah baiknya didampingi orang tua agar setelahnya orang tua bisa kembali menjelaskan mana yang baik dan yang buruk, tapi alangkah lebih baik lagi jika anak gak nonton dulu. Paling tidak SMP ke atas lah. Kalu umur tingkat SMP sudah bisa membedakan baik buruk,” bebernya.
Saat ditanya soal koordinasi dengan penyelenggara, katanya pihaknya belum ada koordinasi mengenai Nobar Film G30S PKI ini dengan penyelenggara.
“Kita belum ada koordinasi. Saya pikir pihak penyelenggara tahulah mana yang baik. Tapi nanti kalau diundang kita datang,” ujarnya.
Sebelumnya, Pabung Mukomuko Mayor Liston Sinurat menjelaskan, sasaran dari Nobar ini adalah pelajar SMP dan SMA.
Tujuannya untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia pernah terjadi masa kelam pada tahun 1965. Yakni gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia, agar tragedi serupa tidak terulang lagi dimasa depan. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

one + six =