Pekan Olahraga Tradisional Bantu Promosikan Wisata ke Nasional

Pekan Olahraga Tradisional Bantu Promosikan Wisata ke Nasional

16
BERBAGI
AGUS/RBO: Pekan Olahraga Tradisional, di Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu.

Kemenpora RI Ajak Masyarakat Lestarikan Olahraga Tradisonal

RBO, BENGKULU – Plt.Gubernur Bengkulu, Dr.drh.H.Rohidin Mersyah, MMA mengatakan, momentum agenda Pekan Olahraga Tradisional ke-V tingkat nasional yang digelar di Provinsi Bengkulu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu mempromosikan keunggulan destinasi objek wisata yang ada di Provinsi Bengkulu.
“Saya berharap kesempatan Bengkulu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Tradisional ini kita gunakan juga dalam rangka mempromosikan objek destinasi wisata Provinsi Bengkulu,” ungkapnya, kemarin (10/10) saat membuka acara Pekan Olahraga Tradisional ke-V tingkat nasional yang digelar di Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu.
Sementara itu, dalam sambutannya kemarin Rohidin juga berharap agar para kontingen peserta lomba dari seluruh Indonesia dapat menikmati keindahan objek wisata Bengkulu yang ada di Bengkulu sambil mengikuti agenda perlombaan.
“Saya harap para peserta kontingen dari seluruh Indonesia berkenan untuk melihat, menyaksikan dan mengunjungi pusat-pusat destinasi wisata yang ada di Provinsi Bengkulu sebagaimana yang saya jelaskan saat ramah tamah di Gedung Daerah Provinsi Bengkulu kemarin malam,” tegasnya.
Sementara itu, Rohidin menjelaskan, dalam Pekan Olahraga Tradisional ke-V, Olahraga tradisional bukan hanya pengertian secara fisik, namun terkandung pesan moral yang luar biasa dari pekan olahraga tradisional itu.
“Sesuai dengan tema diangkat, kita dituntut untuk mewujudkan Indonesia Jaya, kita dituntut untuk mewujudkan Bengkulu Jaya yang kita bangun atas keberagaman budaya, salah satunya yaitu olahraga tradisional,” terangnya.
Dijelaskan dia, lebih lanjut, kejayaan Indonesia itu akan muncul dengan baik kalau dibangun atas dasar nasionalisme yang kuat.
“Agenda ini juga bermakna bagaimana membangun kebersamaan, dimana seperti 4 cabang lomba yang dipertandingkan yakni olahraga engrang, sumpitan, hadang, terompa panjang, dll. Dalam keempat olahraga ini terkandung pesan persaudaraan, kebersamaan, kekompakan, hiburan, dll,” jelasnya.
“Saya minta peserta kegiatan ini mengikuti kegiatan ini dengan baik dan mengutamakan sportivitas agar benar-benar terwujud rasa persaudaraan, keberagamaan budaya yang kita pupuk melalui nasionalisme yang tinggi dalam rangka mewujudkan kejayaan Provinsi Bengkulu dan Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, ia menambahkan, sebagai tuan rumah yang baik Bengkulu akan memberikan yang terbaik untuk seluruh kontingen.
“Mudah-mudahan semua kontingen menjadi juara, sehingga bisa mendapatkan prestasi yang terbaik dan ini menjadi pengikat persaudaraan kita dari seluruh provinsi di Indonesia,” tegasnya.
“Kita gunakan event ini dalam rangka mempererat persaudaraan dari seluruh element bangsa, dari kontingen seluruh provinsi, namun disatu sisi ini kesempatan bagi kita untuk mempromosikan Provinsi Bengkulu, terutama dari sektor pariwisata, dan pasti geliat ekonomi masyarakat dengan event-even nasional seperti ini pasti akan berpengaruh positif bagi Provinsi Bengkulu,” bebernya.
Ditambahkan, agenda Pekan Olahraga Tradisional ke-V juga harus dimanfaatkan sebagai prakondisi menyambut agenda Porwil 2019 yang akan digelar di Provinsi Bengkulu.
“Ini juga menjadi prakondisi kita dalam rangka menyambut Porwil 2019, agar kita pastikan Provinsi Bengkulu siap dari sisi sarana, dll,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora-red) RI Drs.Bambang Laksono mengatakan, agenda Pekan Olahraga Tradisional tingkat nasional sangat penting dilaksanakan untuk melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional agar tidak punah.
“Perlu kita kembangkan dan lestarikan secara bersama, jangan sampai olahraga tradisional kita ini punah. Kemenpora memiliki tugas mengembangkan olahraga tradisional ini,” tegasnya.
Dibagian lain, ia berharap kedepan semakin banyak olahraga tradisional asli Indonesia yang diambil untuk turnament di tingkat internasional, seperti olahraga pencak silat, takraw dan tarung derajat.

“Kami mengajak seluruh daerah untuk melestarikan dan mengembangkan kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi bersifat prsetasi seperti olahraga kita terdahulu. Seprti olahraga pencak silat, takraw dan tarung derajat, mudah-mudahan perlombaan yang kita angkat dalam olahraga tradisional ini bisa mendapatkan prestasi di kemudian hari,” tegasnya.
“Mudah-mudahan juga kedepan Pekan Olahraga Tradisional kita ini bisa diikuti oleh seluruh provinsi yang ada di Indoensia,” pungkasnya.
Sekadar informasi agenda Pekan Olahraga yang digelar di Provinsi Bengkulu diikuti sekitar 500 orang lebih kontingen terdiri dari atlet dan official dari provinsi di Indonesia. Agendanya akan digelar hingga tanggal 12 Oktober 2017 mendatang (Kamis-red). (ags)

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

two × 5 =