Pemilik Ternak Ngamuk di Kantor Pol-PP

Pemilik Ternak Ngamuk di Kantor Pol-PP

106
BERBAGI

17 Sapi Diamankan Diduga Ada Milik Pejabat

RBO, MUKOMUKO – Sebagai intansi penegak Peraturan Daerah (Perda) Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol-PP dan Damkar) Kabupaten Mukomuko terus gencar menertibkan hewan ternak yang dilepas liarkan oleh pemilik.

      Dalam kurun waktu empat hari terakhir, Satpol-PP berhasil mengamankan sebanyak 17 ekor sapi yang berkeliaran di sekitar Kota Mukomuko.

      Namun kemarin sebuah insiden terjadi di Kantor Dinas Satpol-PP dan Damkar, salah seorang wanita belum diketahui namanya yang diduga pemilik ternak ngamuk di kantor tersebut. Ia terus ngomel sambil melempar uang pecahan 50.000 yang jumlahnya diperkirakan Rp 500 ribu dimeja salah satu pejabat dinas tersebut. Uang tersebut langsung dikembalikan oleh pihak Pol-PP kepada yang bersangkutan.

      Kemudian wanita itu menuju belakang kantor dinas masih dengan omelannya sembari melepas ikatan seekor sapi dan menentengnya kearah keluar kantor yang dibantu satu orang laki-laki. Pihak Pol-PP mencoba mencegah aksi wanita itu dan kembali personel Pol-PP disemprot dengan omelan.

“Biarla te jel, te jel ambo sanggup, dari pado model ko caro, mbo dodak bemago, (duit) biarlah di bawak Polisi po dak. Kalau mbo ndak berutang Rp 500.000 ke kamu orang selmao seminggu janji mbo buatlah segel kini koa (matrai). Ambo minta toleransi bejanji utang 500.000 selamo seminggu. Maso mbo bejanji beutang seminggu dak ndak,” begitu celoteh wanita itu yang bisa disimak jurnalis RBI.

      Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Satpol-PP dan Damkar, Drs. Marjohan menegaskan tidak ada toleransi denda bagi pemilik ternak yang ternaknya terjaring razia Satpol-PP. Denda tetap merujuk pada Perda Nomor 26 Tahun 2011 Tentang Penertiban Hewan Ternak, yakni denda Rp 1.000.000 untuk ternak jenis sapi.

“Kita sudah berkali-kali sosialisasikan Perda ini. Sekarang ini tidak ada lagi tawar- menawar denda,” tegasnya.

Selain itu juga, Marjohan mengungkapkan dugaan kuat dari 17 ekor sapi yang diamankan itu terdapat salah satu sapi tersebut milik pejabat Pemda Mukomuko. Katanya memang pejabat itu belum mengaku sebagai pemilik sapi, tapi pejabat itu mendatangi anggotanya saat menangkap sapi dipekarangan Rumah Dinas Wabup.

“Berdasarkan laporan angota saya memang ada salah satu pejabat yang mendatangi mereka, nada bicaranya agak tinggi. Kalau sapi itu bukan miliknya kenapa ia marah,” katanya yang juga dibenarkan oleh personel Pol-PP lainnya. (sam)

 

BERBAGI:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

eighteen − seventeen =