Hakim: Diulur, Apa Kata Masyarakat, Tuntutan UJH Kembali Molor

Hakim: Diulur, Apa Kata Masyarakat, Tuntutan UJH Kembali Molor

31
BERBAGI
Dedi/RBO: UJH saat meninggal ruang persidangan seusai penundaan kemarin

RBO, BENGKULU – Sidang mantan Gubernur Bengkulu, Ustad H Junaidi Hamsyah (UJH) kemarin kembali ditunda. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu diketuai oleh Majelis hakim Dr. Jonner Manik SH, MH, dimana diperidangan itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali mengulurkan waktu dengan alasan berkas perkara tuntutan belum siap dibacakan. Majelis hakimpun sempat mengatakan persidangan agenda tuntutan ini sudah dua kali ditunda dan kalau bisa jangan sampai ditunda tiga kali.
“Minggu lalu juga ditunda dengan alasan yang sama berkas tuntutan belum siap. Nanti kalau diulur terus apa kata masyarakat saya harap kepada JPU untuk Senin depan tidak lagi lagi ditunda ya,” ujarnya sebelum menutup persidangan itu.
Perwakilan tim JPU terdakwa Herbet P Hutapea SH, saat dikonfirmasi terkait dengan penundaan persidangan itu mengatakan, diakuinya selaku JPU dalam perkara ini berkas perkara tuntutan belum siap untuk dibacakan.
“Ya penundaan ini murni berkas perkara tuntutannya belum siap dibacakan. Kita dari tim JPU masih mempersiapkan berkas tuntutan untuk terdakwa,” ucapnya seusai penundaan persidangan itu kemarin Rabu,(11/10).
Dijelaskannya, sesuai dengan kesepkatan Majlis hakim di muka persidangan itu menerima permintaan uluran waktu. Namin Majelis hakim di persidangan itu tadi menegaskan untuk persidangan selanjutnya tidak ada lagi penundaan dan memberi waktu kepada pihaknya untuk menyusun berkas tuntutan ini empat hari lagi.
“Ya kita pastikan kalau tidak ada halangan terdakwa dalam kondisi sehat begitupun dengan yang lainnya pada Senin 16 Oktober mendatang kita pastikan siap untuk membaca tuntutan untuk terdakwa di muka persidangan ini,” ucapnya.
Sementara itu Rodiyanto selaku Penasihat Hukum (PH) terdakwa Junaidi Hamsyah, mengatakan, dirinya selaku PH terdakwa dalam perkara ini mengikuti dan menerima uluran waktu yang disampaikan oleh JPU itu. Yang jelas pihaknya dan terdakwa siap mengikuti persidangan ini kapan berkas tuntutan itu selesai dan siap untuk dibacakan di muka persidangan oleh JPU.
“Memanh penundaan untuk pembacaan tuntutan terhadap klien saya ini sudah 2 kali ya. Minggu kemarin juga ditunda dengan alasan yang sama demikian juga untuk minggu ini dengan alasan yang sama,” ucapnya di PN Tipikor Bengkulu kemarin.
Kemudian dia juga mengatakan, bagaimanapun dan pasal berapa tuntutan untuk kliennya itu nantinya pihaknya sejauh ini sudah menpersiapkan untuk mengajukan pembelaan. Namun sejauh ini pembelaan apa yang akan diajukan menurutnya nanti dilihat tuntutannya seperti apa dari JPU.
“Memang untuk nota pembelaannya sudah kita siapkan. Yang jelas pembelaan setelah tuntutan itu dibacakan nanti kita ajukan di persidangan, nanti kita lihat saja seperti apa pembelaan yang kita sampaikan kita sesuaikan dengan tuntutannya nanti ya,” demikian tutup dia.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 × five =