2018 UMP Propinsi Bengkulu Naik 7,81 Persen

2018 UMP Propinsi Bengkulu Naik 7,81 Persen

BERBAGI
IST/RBO: Ilustrasi UMP
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk Provinsi Bengkulu pada tahun 2018 akan naik dari tahun 2017 ini sekitar 7,81 persen atau dari sebesar 1.734.000,- menjadi Rp 1.888.000,-.
“Sesuai dengan regulasi, Peraturan Pemerintah (PP) No. 78 tahun 2015, persentase kenaikan kurang lebih 7,81 persen,” ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Nuzul Insani, Senin (23/10).
Menurutnya, pengusulan besaran UMP tahun depan sebesar Rp 1.888.000,- di lihat dari inflasi tahun berjalan dan pertumbuhan ekonomi, yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS). Kemudian dibahas bersama Dewan Pengupahan Provinsi Bengkulu.
“Kita usulkan ke Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk dapat ditetapkan besaran UMP tahun depan. Apalagi per-1 November 2017 mendatang, Plt Gubernur sudah menetapkan besaran UMP Bengkulu tahun 2018 mendatang,” katanya.
Lebih jauh dijelaskannya, dalam penetapan UMP tahun depan sebesar yang diusulkan tersebut, tidak mengacu pada Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Pasalnya sesuai dengan rekomendasi PP 78 itu, KHL tidak dijadikan sebagai indicator untuk menetapkan UMP.
“Jika ada yang mau survei di pasaran untuk penetapan KHL, bisa saja. Apalagi kita sudah dua tahun ini tidak melakukannya dan sesuai petunjuk yang baru, KHL sepengetahuan kita, tidak lagi menjadi patokan penetapan UMP,” terangnya.
Ditambahkannya, setelah besaran UMP tahun depan ditetapkan Pemprov Bengkulu, pihaknya tinggal melakukan sosialisasi kepada seluruh perusahaan yang ada di Provinsi Bengkulu. Mengingat per 1 Januari 2018 mendatang, kebijakan tersebut sudah resmi diberlakukan.
“Kita akan surati seluruh perusahaan swasta di Bengkulu ini melalui Disnaker Kabupaten dan Kota, agar memberlakukan kebijakan baru soal UMP tahun 2018. Ini wajib hukumnya, dan tidak ada alasan per-1 Januari 2018, tidak lagi memberlakukan UMP yang baru,” tutupnya.(idn)