Batal Pilkades, Warga Urai Ngadu ke Dewan

Batal Pilkades, Warga Urai Ngadu ke Dewan

BRI/RBO: Camat Ketahun Abdul Hadi bersama perwakilan warga dan PPKD Desa urai usai hearing dengan Komisi I DPRD BU kemarin
BERBAGI:

RBO, BU – Entah soal jelek dan bobroknya sistem tata kelola pemerintahan di Bengkulu Utara (BU), atau amburadulnya manajemen pemerintahan mulai dari desa yang tidak terkoneksi secara baik dan berjenjang, yang jelas proses tahapan Pilkades serentak tahap II BU di desa Urai kecamatan Ketahun BU, menjadi tertunda bahkan kemungkinan besar batal.

Guna untuk mendapatkan kejelasan soal kelanjutan tahapan pilkades di Desa Urai ini, kemarin rombongan perwakilan dari desa tersebut mendatangi wakil mereka di Komisi I DPRD BU.
Rombongan yang dipimpin Camat Ketahun Abdul hadi ini, diterima anggota Komisi I DPRD BU, meski hanya 3 orang wakil rakyat saja yang ngantor.
Anggota Dewan Dapil II Sonti Bakarah, Eva Eliani,S.IP dan Misrin Pirin.M.Pd yang sempat hampir pulang lantaran lambatnya rombongan ini tiba di DPRD, menerima rombongan desa Urai di ruang Komisi Gabungan.
Dalam hearing tersebut dari Pemkab BU hadir Sudarman Kabag Pemerintahan Desa dan Andi Daniel,SH yang kemudian berbaur bersama dewan dan warga.
Mereka yang menghadiri Hearing bersama Komisi I DPRD BU ini adalah Camat Ketahun Abdul Hadi, Pjs Kades Urai Saukani, anggota BPD suwandi, Ketua PPKD Gusnadi, dan rombongan perwakilan warga terdiri Nodi Haryanda. Bambang Putra, Apen Rozali, Ansari dan Ibnu Hajar.
Hadirnya mereka ini guna menuntut keadilan dan kejelasan terkait kabar akan ditundanya pelaksanaan Pilkades yang tahapannya sudah berjalan di Desa tersebut.
Dalam pertemuan antara PPKD, BPD, Pemdes, Kecamatan, Pemkab di Komisi I DPRD BU kemarin, belum ada titik terang atau keputusan pasti, apakah Pilkades dilanjutkan atau apa yang menjadi dasar yang kuat dan Fundamental bila nantinya Pilkades Urai yang secara sepihak menurut warga Urai di hentikan oleh pihak Pemkab BU.
Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Sonti Bakarah kemarin, belum adanya keputusan pasti dan dewan akan kembali memanggil para pihak terkait, guna secara cepat dan tepat untuk memberikan kepastian pada warga Urai, apakah Pilkades permanen ditunda atau tetap melanjutkan tahapan yang ada, tanpa melibatkan warga Limas Jaya, Simpang Batu, dan Sebayur Jaya yang menjadi penyebab terjadinya gonjang-ganjing pada Pilkades Urai yang pada akhirnya berpolemik hingga sekarang.(bri)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

two × 1 =