BPJS Kesehatan Gratiskan Anak Panti

BPJS Kesehatan Gratiskan Anak Panti

BERBAGI
RIO/RBO Kepedulian Sosial BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Serahkan 64 Kartu Kepesertaan Gratis kepada anak panti asuhan
BERBAGI:

 

Kepedulian Sosial BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Serahkan 64 Kartu Kepesertaan Gratis

RBO >>  BENGKULU >>  Kepekaan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu terhadap masyarakat kurang beruntung/ yatim piatu dibuktikan dengan menyerahkan sebanyak 42 kartu peserta JKN-KIS kepada anak-anak Panti Asuhan Al-Marhamah dan Panti Asuhan Tunas Harapan, Jitra kemarin. Kartu tersebut langsung diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizky Lestari, S.Ap, AAAK kepada pengurus kedua panti asuhan tersebut.

Kartu Kepesertaan ini  bukan dari program BPJS Kesehatan. Melainkan kepekaan dari karyawan/ti BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dalam berbagi dan peduli kepada sesama dengan menyisihkan penghasilannya untuk membiayai kartu Peserta JKN-KIS bagi anak-anak Panti Asuhan tersebut. Dalam rencana awalnya sebanyak 72 Kartu Peserta JKN-KIS akan dibagikan. Akan tetapi saat pendaftaran melalui sistem BPJS Kesehatan terkendala di NIK anak-anak Panti Asuhaan ini, sehingga baru berhasil dibagikan sebanyak 42 kartu dengan rincian 19 orang anak Panti Asuhan Al-Mahhamah dan 23 orang anak Panti Tunas Harapan Jitra. Sedangkan 8 orang anak sudah terdata diprogram Jamkesmas/ Jamkesda dan hal ini tidak lagi diberikan kartu JKN-KIS ganda.

Setelah pemberian kartu Peserta JK-KIS, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizky Lestari, S.Ap, AAAK menyampaikan  bahwa  bentuk kepedulian dari karyawan/ti ini adalah murni untuk sosial dan dijadikan amal ibadah. Sehingga hal positif ini bisa ditularkan kepada masyarakat maupun instansi, baik instansi Pemerintah maupun swasta dalam menyalurkan bantuan sosial, zakat, infaq, sadaqah ataupun bagian dari program Corporate social responsibility (CSR). Sehingga hal ini membantu bagi masyarakat tidak mampu yang tidak termasuk dalam program Jamkesmas/ jamkesda untuk mendapatkan perlindungan kesehatan. Yakni terbantunya dari sisi berobat sakit di pusat layanan kesehatan ditempat mereka tinggal.

“Pembagian Kartu JKN-KIS yang merupakan kartu peserta BPJS Kesehatan secara gratis selama setahun ini bukan program dari BPJS Kesehatan. Akan tetapi merupakan kepedulian dan kepekaan pegawai BPJS Kesehatan terhadap anak yatim piatu yang tidak tercover di dalam program Jamkesmas/ Jamkesda yang disubsidi oleh pemerintah.

Hal positif dan merupakan sebuah ladang amal ini, lanjutnya hendaknya bisa tertular kepada siapa saja. Baik pribadi maupun instansi. Dan instansi ini bisa instansi pemerintah maupun swasta. Sehingga dengan menyisihkan penghasilannya untuk disumbangkan menjadi kartu JKN-KIS dan nantinya dapat dipergunakan bagi orang yang tidak mampu seperti anak-anak yatim piatu ini.

Bantuan ini, tambahnya, untuk di instansi swasta bisa melalui program OSR atau CSR mereka atau zakat yang dikelola. Sehingga hal ini dapat membantu dalam segi perlindungan kesehatan. Jika mereka sakit dan hal ini sangat terbantu sekali bagi mereka. Karena di zaman sekarang, untuk biaya berobat mahal. Dengan adanya kartu JKN-KIS dapat berobat gratis. Nantinya bagi penyumbang/donor ini bisa menentukan kepada siapa kartu JKN-KIS akan diberikan atau diserahkan kepada BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu untuk bersama-sama menyerahkan kartu peserta BPJS Kesehatan ini,“ ungkap Kiki- begitu dia biasa dipanggil .

Untuk informasi lebih jauh, kepada masyarakat atau instansi, baik pemerintah maupun swasta yang akan menyumbangkan sebagian hartanya untuk membayar iuran JKN-KIS tiap bulannnya yang akan diberikan kepada masyarakat kurang mampu ini dapat menghubungi langsung pihak BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu. Kendala seperti NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang menjadi rujukan dalam pembuatan kartu JKN-KIS untuk dipermudah jika hal ini benar-benar untuk peruntukan sosial seperti yang dihadapi kedua Panti Asuhan yang anak-anaknya belum bisa mendapatkan kartu JKN-KIS terkendala di NIK tersebut. (AE-4)