Dapat Bantuan BI, 24 Nelayan Air Rami Mukomuko Merasa “Hidup Kembali”

Dapat Bantuan BI, 24 Nelayan Air Rami Mukomuko Merasa “Hidup Kembali”

BERBAGI
ADIT/RBO Penyerahan Bantuan Perahu dariProgram Sosial Bank Indonesia ( PSBI) untuk Nelayan Air Rami, Kabupaten Mukomuko.
BERBAGI:

 

Dibantu Rp 500 Juta Lebih

RBO >> BENGKULU >> Sebanyak 24 nelayan anggota Kelompok Nelayan Cinta Bahari, Desa Air Rami, Kabupaten Mukomuko terasa hidup kembali. Hal ini terjadi  berkat Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi  Bengkulu yang memberikan bantuan 12 perahu kepada kelompok nelayan Cinta Bahari, Desa Air Rami, Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko.

Perahu yang diberikan BI kapasitas 2 GT dengan daya jelajah 5 mil laut dengan mesin 15 PK dapat membantu peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Selama ini kami ikut tengkulak,  pemilik modal yang kejam. Memang selama ini kami diberikannya modal, dipinjamkan perahunya, namun bagi hasil yang kami dapat sungguh dikit sekali. Bahkan tak cukup untuk penuhi kebutuhan. Dengan bantuan BI ini, kami satu perahu dua orang, bisa dapat penghasilan untuk sekolahkan anak, penuhi kebutuhan keluarga,” kata A Japri, Ketua Kelompok Nelayan Cinta Bahari Mukomuko kemarin.

 Ia menjelaskan, selama ini ada juga bantuan yang menghampiri. Namun tidak seutuhnya BI dalam membantu. “Kami pernah dapat bantuan. Kadang mesinnya saja, namun tidak dengan perahunya. Kadang juga alat tangkap, tapi tidak dengan mesin dan perahunya. Beda sekali dengan BI. Bantuan yang diberikan BI sepaket. Yaitu, alat tangkap berupa jaring satu set, perahu, mesin 15 PK, perahu hingga alat keselamatan berupa pelampung,” terangnya.

Selama ini ikut atau menumpang sama bos itu bagi 8. Dapat 100 bagi 8. Tapi kalau dengan bantuan ini, dapat hasil dipotong operasional. Hasilnya jauh meningkat.

“Maunya kami tidak cuma sampai sini. Kami harapkan BI bantu kami melalui koperasi nelayan. Kedepannya, untuk merasakan juga bantuan yang sudah kami rasakan,” ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengatakan, Mukomuko punya potensi besar agro maritim sesuai dengan program pemerintah.

“Ini merupakan bentuk dan upaya kita dalam pengentasan kemiskinan. Saya harapkan kelompok ini sukses. Dan jangan khawatir, tidak ada satu rupiahpun yang kami harapkan dari bantuan ini. Namun yang kami inginkan adalah senyum bahagia dari nelayan,” sampainya.

Endang meminta kepada nelayan untuk melakukan 3 A, yaitu (Asah, Asih. Asuh). Total bantuan PSBI (Program Sosial Bank Indonesia) untuk 12 perahu beserta alat tangkap senilai  Rp 520 juta. Untuk 12 perahu mesin dan alat tangkap.

Sementara itu, Bupati Mukomuko H. Choirul Huda, SH mengatakan, nelayan yang sejahtera salah satunya ditandai dengan semua anak -anak sekolah. Untuk itu,  bantuan dari BI ini harus dimanfaatkan dengan baik dan tidak boleh dijual perahunya walau dalam kondisi apapun, karena ini sudah jadi modal hidup. (ae2)