Gagal di Pilwakot, Calon Bisa Maju Jadi Caleg 2019

Gagal di Pilwakot, Calon Bisa Maju Jadi Caleg 2019

BERBAGI
BERBAGI:

 

RBO >>  BENGKULU >>  Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, Darlinsyah S.Pd, M.Si saat ini, penyelenggara pemilu tengah menggodok aturan baru. Dimana poinnya adalah para pasangan calon walikota dan wakil yang kalah pada Pilwakot bisa mendaftarkan diri menjadi calon legislatif (caleg) dalam Pileg tahun 2019.

      “Kemarin sempat tidak boleh. Tapi sedang kita usahakan regulasinya nanti agar diatur. Jadi, bagi anggota DPR, DPD dan DPRD yang ikut Pilwakot ketika proses Pilwakot selesai dan mereka gagal, berpeluang ikut jadi caleg untuk Pileg tahun 2019,” ungkap Darlinsyah, kemarin (30/10).

      Dikatakan oleh Ketua KPU Kota Bengkulu tersebut, kemungkinan peluang itu bisa terlaksana lantaran ada ruang satu bulan antara pelaksanaan pilwakot dan pendaftaran caleg. Dimana Pilwakot digelar pada 28 Juni 2018 dan pencalegan dilaksanakan 28 Juli. “Artinya kan yang kalah dan menang pilwakot sudah bisa diketahui dalam satu bulan tersebut,” katanya.

      Menurutnya, irisan pilkada dan pileg serta pilpres di Kota Bengkulu ini harus dipikirkan secara matang. Ia pun meminta agar partai politik tidak hanya fokus pada pilkada saja, sehingga pada masa penjaringan caleg kelimpungan. “Jangan sampai fokus hanya pada pilkada. Karena itu kita bangun dua kamar. Ada kamar pilkada dan ada kamar pileg/pilpres,” lanjutnya.

      Terkait hal ini, tambahnya, KPU juga akan menggencarkan sosialisasi kepada seluruh partai politik agar bisa fokus. Beberapa aturan terbaru akan langsung disampaikan secara terbuka. “Kita ingin semua stakeholder bersinergi dalam pelaksanaan pilkada dan pemilu, sehingga pelaksanaannya bisa berhasil,” tutup Darlinsyah. (idn)