Pelaku Usaha Banyak Dimotori Kaum Perempuan

Pelaku Usaha Banyak Dimotori Kaum Perempuan

Iwan/RBO Sefty Yuslinah S.Sos sedang memberikan materi pencerahan bagi peserta
BERBAGI:

 

Sefty Yuslinah: Perempuan Punya Penghasilan Bisa Bantu Suami

RBO >>  BENGKULU >>  Geliat usaha yang dimotori kaum perempuan, khususnya di Provinsi Bengkulu dari waktu-kewaktu terus berkembang. Menariknya, kondisi itu tidak lepas dari kepercayaan bank terhadap perempuan. Meskipun demikian, perempuan diminta terus mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi dan teknologi yang ada.

      Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Sefty Yuslinah, S.Sos mengatakan, secara garis besar tidak bisa dipungkiri jika saat ini banyak pelaku usaha yang cenderung dimotori kaum perempuan.

“Jadi hal itu harus terus ditingkatkan,” ujar Sefty saat memberikan motivasi dalam kegiatan pembinaan organisasi perempuan, anak dan lembaga yang bertemakan peningkatan ekonomi perempuan di Provinsi Bengkulu, Senin (30/10).

       Karena, lanjut Sefty, tidak ada larangan bagi perempuan untuk membuka usaha, terutama untuk membantu ekonomi keluarga. Dari segi agamapun tidak ada batasan.

“Bahkan jika perempuan membuat usaha dan menghasilkan, itu merupakan sedekah bagi keluarganya. Sebaliknya, para suami yang menafkahi keluarga merupakan sebuah kewajiban,” tegas Sefty.

       Menurutnya, saat ini dukungan dari berbagai pihak terhadap perempuan untuk membuka usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada terbuka lebar.

“Apalagi seperti sekarang ini, bank itu lebih percaya meminjamkan modal usaha pada kalangan perempuan ketimbang laki-laki. Tentu saja ini sebuah animo yang positif bagi perempuan untuk meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.

       Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengatakan, BI sendiri bisa bantu menggerakkan ekonomi dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

“Catatannya Ibu-Ibu atau kaum wanita harus memiliki usaha. Kita juga meminta kaum perempuan mulailah usaha dengan memanfaatkan media online, yang bertujuan untuk efisiensi dan penyebarluasan pasar usaha,” terangnya.

      Pertimbangannya, lanjut Endang, karena dengan media online usaha yang digeluti tanpa harus mengeluarkan biaya untuk promosinya.

“Terlebih di Bengkulu ini, masyarakatnya cukup konsumtif. Kedepan kita berharap kaum perempuan, terutama yang hadir ini dapat menjadi produsen bagi usaha-usaha baru. Terus terang saja, kita dari bank ini lebih percaya meminjami kaum perempuan untuk modal usaha. Karena perempuan taat bayar kredit,” singkat Endang.(idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 × one =