Berjibaku Dengan Perampok, Anggota Propam Polda Bersimbah Darah

    Dedi/RBO: TKP Anggota Propam Berjibaku dengan Maling
    BERBAGI:

    RBO, BENGKULU – Pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor zaman sekarang sungguh nekat! Sebab incaranya tidak hanya masyarakat biasa. Salah satu anggota propam Polda Bengkulu Aiptu Joni Walker menjadi target dan menjadi korban penganiayaan para pelaku. Kejadian itu terjadi pada Selasa 31 Oktober 2017 sekira pukul 03.00 WIB dini hari di Jalan Kuala Lempuing RT 12 RW 03 Kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Sekarang satu dari 3 orang pelaku beserta barang bukti 2 Unit Sepeda motor yang diduga milik pelaku diamankan di Mapolres Bengkulu.

    Data yang terhimpun Jurnalis dengan kronologis kejadian pencurian itu berawal dari Aiptu Joni Walker (korban) memergoki 3 (tiga) orang yang diduga hendak mencuri sepeda motor Honda Revo miliknya. Saat itu sepeda motor tersebut terparkir di teras rumah korban. Korban melihat gerak gerik 3 orang pelaku itu yang mencurigakan dan mau masuk ke dalam perkarangan rumahnya, maka korban Aiptu Joni Walker langsung berteriak sambil melontarkan kata (Maling). Pelaku yang mendengar suara itu langsung melarikan diri. Namun korban yang melihat jelas wajah 3 orang pelaku itu kabur sehingga korbanpun berinisiatif untuk mengejar pelaku. Pada saat pengejaran Aiptu Joni Walker sempat melepaskan satu kali tembakan peringatan ke atas agar pelaku tidak kabur lagi. Namun pelaku bukannya berhenti dan menyerahkan diri malah mengeluarkan Senjata Tajam (Sajam) jenis parang dan menyerang korban sehingga korban mengelami luka bacok di bagian kepala dan paha kanan korban. Tidak hanya itu pelakupun berusaha untuk merebut senjata api di tangan polisi itu tetapi korban masih bisa bergerak cepat sehingga satu orang pelaku berhasil dilumpuhkan oleh korban. Selang beberapa menit warga setempat juga berdatangan mengamankan pelaku dan juga langsung menghubungi personel Polsek Ratu Agung Kota Bengkulu, dan membawa korban dan pelaku ke Rumah sakit Bhayangkara Kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan.
    Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH, M.Hum, saat dikonfirmasi terkait dengan adanya pembacokan terhadap salah satu personilnya itu mengatakan, memang benar adanya kejadian pembacokan terhadap salah satu anggota personelnya itu, malam kemarin sekira pukul 02.00 dan pukul 03.00 WIB ketika cuaca hujan ada 3 orang pelaku perampokan yang mendatangi rumahnya namun saat itu dia berhasil memergoki para pelaku adu pisikpun terjadi sehingga korban dibacok. Salah satu dari 3 orang pelaku juga berhasil dilumpuhkannya.
    “Kalau sekarang anggota saya itu masih berada di rumah sakit Bhayangkara. Sementara satu orang pelaku Efendi yang berhasil diamankannya itu sudah kita amankan di Mapolres Bengkulu. Kemudian untuk 2 orang pelaku lagi anggota saya masih dalam pengejaran. Menurut anggota saya (Aiptu Joni Walker red) pelaku dalam perampokan itu berjumlah 3 orang tetapi kita tidak tahu kalau berkembang lagi nanti,” ucapnya saat ditemui di Mapolda Bengkulu kemarin Selasa,(31/10).
    Sejauh ini kondisi korban masih dirawat di rumah sakit Bhayangakara mudah mudahan segera cepat sembuh.
    “Ya kalau sekarang anggota saya yang menjadi korban pembacokan itu masih dirawat di rumah sakit tadi (kemarin red) masih bisa bicara ya. Mudah-mudahan segera sehat dan pulih kembali,” kata dia.
    Sementara Hanafi Ketua RT 12 Kelurahan Kuala Lempuing saat dikonfirmasi menuturkan, memang kejadian ini tidak disangka. Sebab selama ini RT 12 ini terbilang aman dan kondusif, pelaku ini sebelumnya masuk di gang bayam 2 dan kemudian gang tersebut terlihat buntu dan warga juga melihat para pelaku sehingga para pelaku masuk ke gang bayam 1 dan mereka berhenti di depan rumah Joni Walker dan memakai Jaket. Saat itu cuaca sedang hujan mungkin melihat ada Sepeda motor yang terparkir di teras rumah Pak Joni Walker itu mereka berhenti mungkin mau mengambil Sepeda motor itu.
    “Saya sekitar pukul 02.30 IB itu keluar dari rumah dan tidak ada tanda apa-apa, waktu masuk ke dalam rumah kembali ada suara tembakan saya langsung keluar kembali dan membangunkan warga dan kami langsung menuju suara tembakan itu ternyata korban sudah bersimbah darah. Sedangkan 1 orang pelaku juga berhasil dilumpuhkan oleh korban sehingga kami langsung membawa pelaku dan korban ke rumah sakit dan juga menelpon anggota polsek Ratu Agung,” tuturnya saat dihampiri RADAR BENGKULU di kediamannya kemarin.(ide)

     

    TIDAK ADA KOMENTAR

    LEAVE A REPLY

    1 × 2 =