BKKBN Ciptakan Keluarga KIE di Provinsi Bengkulu

BKKBN Ciptakan Keluarga KIE di Provinsi Bengkulu

BERBAGI
Fahmi/RBO: Hj Elva Hartati,S.Ip.MM tampak akrab berbaur dengan masyarakat dalam kegiatan BKKBN di Kecamatan Kampung Melayu
BERBAGI:

RBO , BENGKULU – Dalam menciptakan keluarga yang harmonis hendaknya dalam satu keluarga harus mempunyai komunikasi yang bagus. Baik itu terhadap pasangan maupun anak-anak. Dengan KIE kreatif, mudah -mudahan akan tercipta keluarga yang kumunikatif, informatif dan edukatif.
Untuk itu, Hj. Elva Hartati,S.Ip .MM dari Komisi IX DPR RI datang ke Bengkulu untuk mengawasi kegiatan BKKBN Provinsi Bengkulu untuk menjalankan programnya.
‘’Mudah-mudahan dengan program yang dilaksanakan di Kelurahan Padang Serai, yaitu di RT 8 RW 1, Kecamatan Kampung Melayu ini mampu menciptakan kampung KB yang sehat bagi masyarakat,’’ ujar Elva.
Dengan berjalannya program BKKBN ini, lanjutnya, diharapkan mampu menciptakan keluarga yang berkualitas. ‘’Untuk itu bagi masyarakat sudah cukup mempunyai dua anak saja. Sebab dengan dua anak, kita nantinya mampu memberikan perhatian yang luar biasa dan kasih sayang yang penuh dan mudah perkembangan anak ,”ungkap Elva Hartaty.
Sebab, dengan mengikuti Program KB, masyarakat mampu untuk memberikan mutu kesehatan yang terjamin kepada anak, pendidikan, dan mengarahkan mereka untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Apalagi kalau dilihat pada masa sekarang ini perekonomian yang dihadapi tidak stabil. ‘’Semoga dengan program cukup dua anak ini mampu memberikan keharmonisan dan kesejahteraan dalam satu keluarga. Apalagi tingkat kemiskinan yang ada di Provinsi Bengkulu sangatlah tinggi. Untuk itu, bagi masyarakat diharapkan jangan sampai melakukan pernikahan dini.’’
Sebab, lanjutnya, dengan tingkat kesuburan yang bagus di usia dini tersebut mampu melahirkan anak lebih dari 2. Dengan program BKKBN ini diharapkan kepada masyarakat agar bisa mengatur pada usia berapa akan melakukan pernikahan. Sebab, untuk usia ideal yang pas untuk melakukan pernikahan biasanya perempuan harus sudah berusia 21 dan sang prianya sudah berumur 28 tahun. Karena pada umur tersebut, pasangan sudah mampu untuk memprogram kehidupan mereka kedepannya. Sehingga program yang dicanangkan pemerintah bisa dijalankan dengan baik.(sir 1/yar)