Digerebek, Kades & Oknum Kepsek Diberhentikan

Digerebek, Kades & Oknum Kepsek Diberhentikan

IZU - Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM
BERBAGI:

RBO, KEPAHIANG – Ini pelajaran berharga. Jangan melanggar hukum dan norma di masyarakat. Dampaknya fatal bagi keluarga dan pelaku.
Secara resmi Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, menyataan bahwa kepala Desa Daspetah Soraya Trianda & Kepala SD 2 Kepahiang Habibul Arpani alias Pen diberhentikan dari jabatannya lalu akan ditunjuk pelaksana tugas (Plt).
“Nanti saya akan mengeluarkan SK pemberhentian bukan pemecatan, baik terhadap kades Daspedah dan Kepala SD 2 Kepahiang,”ujar Bupati Kepahiang, Rabu (01/11) siang.
Disampaikan Bupati dalam kasus ini baik Kades Despetah maupun Kepsek SD 2 Kepahiang sudah mengakui perbuatannya. Untuk Kepsek sudah dibebas tugaskan dan selanjutnya akan dikeluarkan surat pemberhentian dan ditunjuk pelaksana tugas. Lalu untuk kades Daspetah masih menunggu surat pengunduran diri secara resmi.
“Ada 5 dasar kita memberhentikan kades Daspetah, pertama laporan masyarakat, kedua laporan camat, ketiga laporan Badan Perwakilan Desa (BPD) dan tokoh masyarakat, keempat hasil investigasi Inspektorat Kepahiang dan kelima masukan dari Forum Kades Kepahiang,”tutur bupati.
Untuk diketahui Kepala Desa Daspetah Kepahiang akan diberhentikan karena tertangkap tangan berada dalam satu rumah dengan seorang biduan di Desa Perbo Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong Minggu (24/9/2017) dan diduga melakukan perbuatan asusila. Lalu dikenakan denda cuci kampung dengan menyembelih 2 ekor kambing dan denda uang tunai Rp 10 juta. Lalu Kepsek SDN 2 Kepahiang Habibul Arpani, tertangkap tangan sedang berada di kosan seorang janda, dikenakan denda adat cuci kampung dengan menyembelih seekor kambing. (izu)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

six − 5 =