Jaga Transparansi & Akuntabilitas, LAZ Disertifikasi

Jaga Transparansi & Akuntabilitas, LAZ Disertifikasi

BERBAGI
BERBAGI:

RBO, BENGKULU –  Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Prof. Bambang Sudibyo mengatakan, BAZNAS Pusat akan melakukan sertifikasi kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ-red) yang ada di Indonesia. Ini untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolan serta penyaluran zakat agar lebih dipercaya oleh masyarakat. “Artinya, dengan adanya sertifikasi ini, hanya lembaga amil zakat yang terakreditasi yang melakukan pengelolaan zakat,” terangnya, kemarin saat kunjungan kerja ke Bengkulu.

Dijelaskan, sertifikasi amil tidak akan seperti sertifikasi dai yang sempat memicu kontroversi. Sertifikasi amil tidak akan kontroversial karena pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Saat ini prosesnya pun sudah dalam tahap membentuk kelembagaan. “Sertifikasi amil ini memastikan untuk menjadi amil zakat harus menguasai fikih zakat, sisi manajemen keuangan dan akuntansi dari lembaga amil zakat. Semua serba terukur, sehingga tidak akan kontroversial. Justru hal ini akan membuat lembaga zakat profesional dan kredibel,” tegasnya.

Ditambahkan, jika amilnya sudah bersertifikat, BAZNAS rencananya akan meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar semua lembaga amil zakat diawasi OJK.  “Amil zakat akan menjadi lembaga keuangan syariah yang sama saja dengan lembaga keuangan syariah lainnya. Jadi, ini adalah upaya meningkatkan governance dan sangat terukur. Sehingga tidak akan kontroversial,” tutupnya. (ags)