Sebarkan Perawat, Senator Datangi Dinkes

Sebarkan Perawat, Senator Datangi Dinkes

Iwan/RBO: Riri Damayanti John Latief S.Psi
BERBAGI:

Riri Damayanti: Hal Ini Jadi Perhatian Pemerintah Pusat

RBO, BENGKULU – Penyebaran dan kesejahteraan perawat dalam suatu daerah, tidak terkecuali Provinsi Bengkulu rupanya telah menyita perhatian serius pemerintahan pusat. Ini terungkap saat anggota Komite III DPD RI, Riri Damayanti John Latief, S.Psi hearing dengan insan dan institusi pendidikan bidang kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi, Kamis (2/11).

“Seiring dengan wacana revisi UU tentang keperawatan, sebaran dan kesejahteraan para perawat saat ini menyita perhatian serius pemerintah pusat. Maka dari itu dalam kesempatan ini kita langsung menggali seperti apa fakta lapangan menyangkut kondisi perawat, yang merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,” ungkap Riri.

Hanya saja, lanjut Riri, tadi (kemarin, red) terungkap jika sebaran dan tupoksi perawat khususnya di Provinsi Bengkulu ini belum merata.

“Buktinya saja, masih ada beberapa desa terpencil di Provinsi kita ternyata masih ada yang belum memiliki perawat. Makanya usulan agar adanya penempatan perawat di setiap desa, kita nilai sangat baik,” tegasnya.

Disisi lain, Riri mengatakan, kesejahteraan perawat juga masih sangat jauh dari yang diharapkan. Untuk itu pihaknya di DPD nantinya pasti mendorong adanya regulasi khusus untuk mengatur soal kesejahteraan ini.

“Perawat itukan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, jadi memang kesejahteraan mereka itu sangat penting diperhatikan,” kata Riri.

Sementara itu, Kadinkes Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, M.Si dikonfirmasi tidak menampikkan jika saat ini sebaran perawat masih jauh dari yang dikatakan merata.

“Di Provinsi kita ini cenderung, di pusat ibukota jumlah perawat mebludak. Sebaliknya di daerah terpencil, yang jauh dari pusat kesehatan masyarakat sangat minim,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, soal kesejahteraan perawat juga menjadi kendala utama. Makanya terkait penyampaian dari insan perawat agar Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dihapus akan dipertimbangkan. “Mengingat terkait masalah ini bukan hanya kita yang memiliki kebijakan, tetapi juga Pemerintah Kabupaten/Kota. Tapi yang jelas, kita kedepan juga menargetkan sebaran perawat bisa merata dengan kesejahteraan yang memadai,” tutupnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

3 × two =