Tanamkan KIE Kreatif, Mendorong Percepatan Pembangunan Keluarga Sejahtera

Tanamkan KIE Kreatif, Mendorong Percepatan Pembangunan Keluarga Sejahtera

BERBAGI
FAHMI/RBO: Para kader Kampung KB siap mensosialisasikan KB pada masyarakat.
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Kegiatan sosialisasi kreatif, informasi dan education (KIE) bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang keluarga berencana baik itu fungsi, penggunaan, efek terhadap diri dan keluarga khususnya di kampung KB. Kegiatan tersebut berlangsung di kelurahan Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Acara itu diikuti sekitar 200 peserta. Dua pemateri yang hadir membawakan informasi tentang program Keluarga Berencana (KB) yakni Busmar Edysaf, SP, MM dan Sisharman.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka mendorong percepatan pembangunan keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera. Pemerintah telah membuat desain pembangunan terpadu berupa Kampung Keluarga (KB).

Lurah Lempuing, Evi Widianingsih, SE mengatakan “Perkembangan kampung KB di kelurahan Lempuing ini lumayan Pesat, terutama dalam program KB. Kegiatan KB di kelurahan Lempuing ini selalu bekerja sama dengan posyandu, PKK dan puskesmas, yang kegiatan KIE ini sangat Bagus, Program KIE ini sangat la mendukung. Kami juga telah melakukan KIE ini baik kelurahan maupun pihak kesehatan,” sampainya.

Dia juga berharap dengan diadakannya sosialisasi ini peningkatan Program Kampung KB ini bisa berjalan dengan baik.

“Mudah-mudahan program KB ini bisa terlaksana dengan baik dengan menyukseskan daripada Program dua anak cukup, Kampung KB ini bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.

Perlu kita ketahui keluarga berencana (KB) merupakan upaya mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan melalui promosi, perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Hal ini disampaikan oleh kepala perwakilan BKKBN Provinsi, Busmar Edysaf, SP.,MM yang mana untuk mencapai keluarga yang berkualitas dan sejahtera suatu keluarga harus mengatur jarak usia ideal.

“Jarak usia ideal anak sangatlah penting untuk kita atur agar tercipta keluarga yang sejahtera, yang mana jarak usia ideal dari anak pertama dan kedua minimal 3 tahun sampai 5 tahun,” terang Busmar.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat yang hadir dihibur dengan pembagian doorprize yang dipersembahkan oleh BKKBN dan Hj Elva Hartati Murman S.Ip.MM. Bagi masyarakat yang beruntung menjawab pertanyaan yang diberikan oleh narasumber mengenai pengetahuan KIE. (sir1/yar)