Gapeksindo : Kontraktor Dilindungi UU No 2 Tahun 2017

Gapeksindo : Kontraktor Dilindungi UU No 2 Tahun 2017

BERBAGI:

RBO >>  BENGKULU >>  Sejalan dengan keluarnya kebijakan Pemerintah yang baru tentang jasa konstruksi, yakni Undang Undang No. 2 tahun 2017, sebagai pengganti Undang Undang No. 18 tahun 1999, Asosiasi Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Bengkulu meminta, setiap temuan permasalahan dalam pekerjaan yang dilaksanakan pihak rekanan atau kontraktor di lapangan, agar tidak lagi langsung dibawa kepada ranah hukum pidana atau tipikor. Melainkan kepada perbaikan administrasi atau pembinaan.

      “Jika mengacu pada aturan yang baru, kontraktor sebagai pihak pelaksana pembangunan infrastruktur merasa di lindungi. Berbeda dengan aturan yang lama. Dalam aturan baru, sepengetahuan saya jika terjadi kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, pihak kontraktor hanya dikenakan perbaikan administrasi atau pembinaan,” ungkap Ketua DPD Gapeknas Provinsi Bengkulu R. Krisno Wiranto, di sela-sela Musyawarah Cabang (Muscab) Gapeksindo, kemarin (7/11).

      Menurut Krisno, meski aturan yang baru tersebut belum resmi berlaku, lantaran belum di dukung oleh aturan turunannya, namun diharapkan Pemerintah agar dapat segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Menteri (Permen) serta aturan LPJK, sebagai payung hukum tambahannya.

      Mengingat pihak kontraktor dalam bekerja saat ini masih mengacu kepada aturan lama, sembari juga terus gencar melakukan sosialisasi kepada para kontraktor yang menjadi anggota Gapeksindo, tentang aturan baru yang segera berlaku secara nasional.

      “Saya perkirakan aturan yang baru ini, secara resmi berlaku mulai tahun depan. Untuk itu kita saat ini, masih terus gencar melakukan sosialisasi kepada anggota,” terangnya.

      Lebih jauh ditambahkan Krisno, dengan adanya aturan baru ini juga bukan berarti pihak kontraktor kebal hukum. Oleh karena itu, untuk menunjang profesionalitas kinerja, pihaknya selain melakukan pembinaan berupa pelatihan-pelatihan secara berkelanjutan, juga mengingatkan pihak kontraktor dalam bekerja agar mengedepankan kualitas dan kuantitas pekerjaan fisiknya di lapangan.

      Apalagi sesuai dengan visi dan misi Gapeksindo, bertekad untuk memajukan pembangunan infrastruktur.

      “Jika infrastruktur baik, diyakini akan mampu menopang pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat yang ada. Untuk itu kita tekankan kepada anggota dalam bekerja agar mengedepankan profesionalitasnya,” tandasnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 + one =