Granat Masih Aktif di Kebun Sawit Kota

Granat Masih Aktif di Kebun Sawit Kota

granat
Ist/RBO: Benda yang diduga bahan peledak jenis granat mangis yang ditemukan salah satu warga Kelurahan Sido Mulyo di kebun sawitnya di Jalan Timur Indah Ujung kemarin.
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Warga Jalan Timur Indah Ujung Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu kemarin Selasa, (7/11) pagi digegerkan penemuan bahan peledak jenis granat manggis. Sekarang bahan peledak yang diduga masih aktif itu diamankan di Makodim 0407 Bengkulu untuk diteliti lebih lanjut.

Berdasarkan data yang terhimpun RADAR BENGKULU, Granat itu awalnya ditemukan oleh Darlis warga RT 11 RP 4 Kelurahan Sidomulyo Kota Bengkulu, dimana saat itu dia sedang membersihkan kebunnya. Kemudian tak sengaja melihat ada benda berentuk bulat dirinya yang penasaran terhadap benda tersebut langsung mendekati benda tersbut setelah dilihat dirinya beranggapan bahwa benda yang berbentuk bulat itu seperti bahan peledak sehingga dia langsung menghubungi pihak TNI. Pihak TNI yang menerima laporan itu langsung meluncur ke TKP dipimpin langsung oleh Pasintel Kodim 0407 Bengkulu.

 “Ya saya menemukan benda itu tidak sengaja. Saya sedang membersihkan kebun sawit ini kemudian arah pandang saya bertumpu ke benda itu, saya yang tidak mengerti benda apa itu saya langsung menghubungi aparat. Sekarang Granat itu sudah dibawa oleh anggota Kodim yang mendatangi TKP tadi (kemarin red),” ujarnya saat dihampiri RADAR BENGKULU kemarin Selasa,(7/11). Sementara Kapten Infanteri Akhirudin, saat dikonfirmasi mengatakan,  benda bulat yang ditemukan oleh warga itu memang kuat dugaan bahwa itu adalah bahan peledak jenis granat yang sering disebut granat mangis.

Sejauh ini lanjut dia belum diketahui bagaimana dan apa penyebabnya sehingga yang diduga bahan peledak yang memiliki daya ledakan tinggi ini sampai bisa di temukan di kebun  warga itu.

“Benda ini memang kuat dugaan granat manggis. Dan jika kita perhatikan sepertinya bahan peledak ini masih aktif, untuk sementara sekarang ini benda ini kita amankan terlebih dahulu,” jelasnya kemarin.Dijelaskannya, sejauh ini dari mana asal benda ini dan milik siapa belum dapat diketahui. Memang granat ini masih kelihatan jelas, namun tulisan yang ada pada granat itu sudah tidak bisa lagi dibaca sudah terhapus sehingga sulit untuk mengenalinya.

 “Untuk sementara ini bahan peladak jenis granat ini bukan buatan Indonesia. Dan diduga buatan negara luar, tetapi sejauh ini kepastiannya belum dapat dipastikan,” demikian tutup dia.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

1 × 5 =