Pecahkan Rekor MURI Tabuh 500 Dol Bengkulu

Pecahkan Rekor MURI Tabuh 500 Dol Bengkulu

Agus/RBO Peserta tabuh dol sedang unjuk kebolehan
BERBAGI:

RBO >> BENGKULU >> Agenda pembukaan Bengkulu Expo 2017 sukses digelar, Kamis siang (16/11) di lapangan Sport Center Bengkulu. Acara dalam rangka HUT Provinsi Bengkulu ke-49 itu kemarin dibuka langsung oleh Menteri Perdagangan RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Perdagangan RI, Suhanto.

Dalam agenda kemarin juga dilakukan pemecahan rekor MURI penabuhan sebanyak 500 dol di Pantai Panjang dengan panjang deretan dol sekitar setengah kilometer atau 500 meter.

Sementara itu, Plt.Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah, MMA menerangkan, Bengkulu Expo merupakan acara rutin yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu.
“Tahun ini penyelenggaraan Bengkulu Expo lebih baik dari tahun-tahun yang lalu. Karena kita melibatkan semua kabupaten/kota, dan pihak pusat. Jadi, kita buat sinergitas bersama-sama,” terangnya, kemarin.

Ditambahkan, pihaknya berencana pada tahun mendatang akan membuat agenda Expo bersama dengan skala yang lebih besar, dengan melibatkan provinsi-provinsi tetangga.

“Target kita Bengkulu Expo ini bisa meningkatkan perekonomian Bengkulu sekaligus promosi keunggulan Bengkulu. Karena kita punya banyak keunggulan. Seperti kain besurek, jeruk kalamansi, kopi yang sudah terkenal, pariwisata, dll,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian Perdagangan RI Suhanto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Bengkulu Expo 2017.

“Kita sangat mendukung dan mengapresiasi program ini, karena bisa meningkatkan promosi kepariwisataan dan ekonomi kreatif di Bengkulu. Bengkulu Expo juga dapat menggerakkan perekonomian kerakyatan.”

Sementara itu,ia menanggapi terkait masalah-masalah yang sering dialami oleh para pelaku UKM lainnya. Diantaranya terkait masalah pemasaran produk.

“Kalau masalah pemasaran banyak pihak yang dilibatkan, ada perdagangan, perindustrian, pariwisata, Pemda, swasta, dll. Tinggal bagaimana kualitas produk itu, serta tinggal bagaimana kesiapan kita untuk suplainya. Makanya perlu pelatihan dan pembiayaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindagprov Bengkulu, Lierwan mengatakan, Bengkulu Expo merupakan event pameran nasional untuk meramaikan HUT Provinsi Bengkulu ke-49.

Selain itu, tujuan penyelenggaraan Bengkulu Expo juga untuk mensosialisasikan pembangunan dan potensi daerah pada masyarakat, mempromosikan produk yang dihasilkan oleh UKM-UKM dan mitra BUMN yang ada di Provinsi Bengkulu. Serta meningkatkan kecintaan masyarakat pada produk-produk andalan daerah, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Ditambahkan, Bengkulu Expo dilaksanakan dari tanggal 16-20 November 2017. Peserta pameran pada Bengkulu Expo 2017 terdiri dari 141 stand. Terdiri dari stand dinas, Badan, Sektor Publik Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten/Kota, Kementerian Lembaga Pemerintah Pusat, stand Pemerintah Provinsi se-Indonesia yang diwakili beberapa provinsi,BUMD, BUMN dan mitra binaan, pelaku usaha pedangan dan industri wisata, stand UKM, dll.

Agenda kemarin juga dihadiri Dirut Lembaga Pengkajian Kementerian Koperasi dan UKM Emilia Suhaemi, Asdep Pengembangan Pariwisata Kemenpar RI Frids Silalahi. dll. (ags)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

five × two =