2018, Pemda Rancang 5 Hari Kerja

2018, Pemda Rancang 5 Hari Kerja

14
BERBAGI
Kantor Bupati Bengkulu Tengah

RBO, BENTENG – Meski DPRD sebelumnya menyatakan belum sepakat dengan 5 hari kerja untuk Pemda Benteng, namun pihak eksekutif tetap saja mengajukan 5 hari kerja pada tahun 2018. Hal ini bukan saja untuk optimalisasi pelayanan namun juga untuk mendisiplinkan pegawai.

Asisten III Setda Benteng, I Putu Sura Artika, SKM, MM menjelaskan pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap jam kerja PNS, sebab itu pihaknya mengajukan perubahan jam kerja dari 6 hari menjadi 5 hari saja. Diungkapkan Putu, hal tersebut juga sebagai pengakomodiran keluhan masyarakat selama ini, khususnya yang ada di wilayah dalam. Sebab sering kali mereka tiba di pusat perkantoran pada siang hari dan pelayanan sudah tutup.

“Kalau 6 hari kita kerja sampai Sabtu dengan jam kerja sampai pukul 14.00 WIB pada Senin-Kamis, pukul 11.00 WIB pada Jum’at dan sampai pukul 13.00 WIB pada Sabtu. Nah pada 2018 nanti, pelayanan dilakukan sampai pukul 16.00 WIB. Jadi warga kita yang dari Bang Haji, Pematang Tiga masih ada kesempatan mendapatkan pelayanan, sebab sering kali mereka tiba pukul 13.00 WIB karena jarak yang jauh,” ujar Putu.

Dia juga berharap, DPRD tidak hanya melihat perubahan jam kerja pada sisi beban anggaran karena adanya pemberian makan siang pada pegawai, namun juga harus dilihat pada sisi optimalisasi pelayanan publik.

“Memang jika 5 hari kerja kita ada pemberian makan siang, tentu saja ini berpengaruh pada beban anggaran. Namun kita harus melihat dampaknya pada masyarakat,” kata mantan Kadinkes ini.

Sebelumnya, DPRD menyatakan tidak setuju dengan perubahan jam kerja saat diajukan pada pembahasan APBD Perubahan 2017. Dewan menilai perubahan jam kerja itu tidak begitu signifikan berpengaruh, sebab sering kali dewan mendapati kantor justru tutup sebelum jam kerja usai. (tan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

three + 20 =