Komite IV DPD RI Siap Perjuangkan Bengkulu Jadi Penopang Sumatera

Komite IV DPD RI Siap Perjuangkan Bengkulu Jadi Penopang Sumatera

47
BERBAGI
IWAN/RBO: Rombongan Komite IV DPD RI saat melakukan FGD di Gedung Pola Bappeda.

Komite IV DPD RI Siap Berjuang Maksimal

RBO, BENGKULU – Komite IV DPD RI berjanji memperjuangkan aspirasi Provinsi Bengkulu. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komite IV DPD RI, Siska Marleni, SE, M.Si saat melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus menggelar FGD bersama Pemda Provinsi Bengkulu, BPK RI Perwakilan Bengkulu serta unsur Muspida dari kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu, di ruangan pola Bappeda.
“Kami dari lembaga DPD RI, melaksanakan Kunker terbagi ditiga di wilayah tengah, Barat dan Timur. Untuk wilayah Barat, kita laksanakan di Provinsi Bengkulu. Kita melaksanakan FGD dengan tema tindaklanjut ikhtisar hasil pemeriksaan semester I Tahun 2017 BPK RI Perwakilan Bengkulu. Laporan pemerintah yang berkualitas untuk mewujudkan opini BPK RI yang objektif,” ungkap Waka Komite IV DPD RI Siska Marleni saat diwawancarai, kemarin (21/11).
Dijelaskan Senator yang berasal dari Sumatera Selatan tersebut, dari yang disampaikan bahwa di Provinsi Bengkulu terdapat 11 entitas dari fase-fase yang telah dilakukan oleh BPK, baru dua daerah yang mendapatkan opini WTP, dan Sembilan entitas masih WDP.
“Jadi seperti yang tadi disampaikan oleh Plt Gubernur Bengkulu. Kami yang memang dari Komite IV DPD RI bermitra dengan kementerian, lembaga keuangan, Dalam Negeri kemudian Bappenas. Maka ini menjadikan kami memang merupakan bagian penting, kami merasa dibutuhkan sebagai penghubung apa yang menjadi aspirasi daerah terhadap pemerintah pusat, dan hal-hal yang disampaikan oleh Plt Gubernur itu harus kita tindaklanjuti dengan didasari rasa keadilan serta potensi sumber daya yang ada didaerah, seperti yang disampaikan Plt Gubernur, Provinsi Bengkulu sudah memungkinkan untuk menjadi salah satu daerah khusus, apakah untuk peternakan, apakah pertanian. Dan ini akan sangat memadai untuk kami sampaikan, kita perjuangkan aspirasi agar kedepan Bengkulu bisa menjadi prioritas. Dan kami sejak dilantik, kita itu berkomitmen bahwa wilayah kerja kita bukan hanya Dapil akan tetapi seluruh daerah yang ada di Indonesia,” katanya.
Sebelumnya dalam sambutan setelah membuka secara resmi FGD, Plt Gubernur Bengkulu Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA mengatakan, banyak potensi yang ada di Provinsi Bengkulu. Dimana Bengkulu sebenarnya bisa menjadi salah satu daerah penopang untuk kemajuan Sumatera, dengan adanya pelabuhan Pulau Baai, dimana untuk Pelabuhan Pulau Baai ini merupakan satu dari 13 pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo II, dan Pelindo Bengkulu merupakan yang terbaik dari 13 tersebut pada tahun 2017. Lalu Pelindo II Bengkulu juga memiliki lahan seluas 1.200 hektare dimana sudah ada PLTU untuk menopang keberadaan pelabuhan tersebut. Selain itu, Bengkulu juga sudah masuk menjadi daerah khusus untuk peternakan.
“Sebab itu, kami minta agar para senator DPD RI bisa mendorong agar Bengkulu menjadi daerah khusus peternakan. Dan untuk opini dari BPK RI, dengan adanya perubahan nomenklatur, ini juga dirasa mempengaruhi kinerja yang ada. Serta peralihan kewenangan SMA/SMK disitu ada ribuan guru yang masuk dalam anggaran yang harus dikeluarkan, sementara sebelumnya mereka masuk dalam anggaran daerah kabupaten/kota. Hal-hal ini saya rasa perlu disampaikan terhadap pemerintah pusat,” papar Plt Gubernur.
Sementara itu, senator Bengkulu H. Ahmad Kanedi SH, MH atau Bang Ken yang membawa rombongan senator dari Komite IV DPD RI menambahkan, Bengkulu ini merupakan titik nol sejarah bangsa karena ada Ibu Fatmawati yang merupakan putri Bengkulu merupakan pelaku sejarah penjahit bendera pusaka merah putih.
“Kita hari ini ada Siska Marleni SE, M.Si, kemudian Drs H. Abdul Gafar Usman MM, Yuan ketua BAP DPD RI, Dewi Sartika Herneto SE, Drs H. Ghazali Abbas Adan dan Andriala Aprilia Hikmat. Bengkulu ini merupakan titik nol perjalanan bangsa ini, nilai-nilai kebangsaan ada di Bengkulu, kita harapkan kedepan semua petinggi negeri hadir ke Bengkulu kedepannya,” pungkasnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

seven + one =