Proyek Lampu Jalan Rp 6,6 M Disidak Komisi 2

Proyek Lampu Jalan Rp 6,6 M Disidak Komisi 2

RBO/Lay Heri Ifzan, anggota Komisi 2 DPRD Kota Bengkulu memberikan keterangan pers kepada wartawan yang ikut sidak
BERBAGI:

 

Heri: Rawan Kacau Balau

RBO << BENGKULU >>  Proyek lampu jalan senilai Rp 6,6 miliar kemarin disidak Komisi 2 Kota Bengkulu. Banyak temuan yang terkesan ganjil. Salah satunya alat alat lampu seperti kabel, baut dan tiang terkesan terbengkalai atau tidak disimpan pada tempatnya. Bahkan sebagian alat justru disimpan didalam bedengan. Bukan dalam gudang.

Diakui Heri Ifzan, anggota Komisi 2 yang ikut sidak,bahwa pengecekan dilapangan siang itu belum begitu maksimal. Karena, keterbatasan waktu. Untuk itu, Heri menegaskan bahwa akan kembali menindaklanjutinya. Bisa saja  nanti akan kembali sidak atau melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.

“Temuan sidak, pihak ketiga tidak menyiapkan tempat penyimpanan barang atau gudang. Diketahui barang barang atau alat untuk lampu jalan disimpan di rumah bedengan yang berada di Bentiring. Sebagian ada yang diluar ruangan. Panas, hujan dan rawan hilang bisa saja terjadi,” kata Heri.

Menurut informasi yang Dia dapat, pemenang tender merupakan perusahaan dari Palembang. Namun dirinya tidak tahu apa nama perusahaan itu. “Sesuai rencana kerja pemasangan ada 700 titik  di 9 kecamatan. Sementara ini terealisasi menurut pengakuan PPTK Dishub, Safarudin, itu sudah 50 persen. Tapi kami tidak begitu percaya sebelum ada bukti berupa data,” lanjut Dia.

Menindaklanjuti itu, Komisi Dua  kembali sidak atau memanggil dinas dan PPTK dan diminta membawa data dan bukti foto pemasangan.

“Jika tidak diawasi secara ketat, saya khawatir anggaran 6,6 miliar rupiah proyek lampu jalan ini rawan, kacau balau dan tidak tepat waktu. Maka dari itulah dewan,khususnya komisi dua akan awasi secara berkesinambungan. Dan kami minta pihak terkait agar koperatif,” tutup Dia.(lay)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 + 11 =