BPJS Kesehatan Luncurkan Aplikasi Mobile JKN

BPJS Kesehatan Luncurkan Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi BPJS
BERBAGI:

Banyak Manfaat dan Mudahkan Peserta JKN-KIS

RBO, BENGKULU – Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Mobile JKN di Jakarta. Launching ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris Rabu lalu (15/11).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara.

Aplikasi Mobile JKN sambungnya, merupakan bentuk transformasi digital model bisnis BPJS Kesehatan yang semula berupa kegiatan administratif di Kantor Cabang atau fasilitas kesehatan dengan kemajuan teknologi sekarang ditransformasi dalam bentuk aplikasi yang dapat digunakan oleh siapapun. Termasuk peserta BPJS Kesehatan tanpa batasan waktu (self service) dan dimananpun berada.

Saat ini tercatat pengguna Aplikasi Mobile JKN versi Android lebih dari 1.000.000 user dan Aplikasi Mobile JKN versi iOS lebih dari 2.000 user.

Ditambahkan Fahmi, angka tersebut kami yakin akan meningkat. Ini melihat potensi ekonomi digital Indonesia dan komitmen Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pembangunan jaringan dan infrastruktur di wilayah Indonesia melalui program-program seperti Desa Broadband, Program Palapa Ring, Refarming 4G.

‘’Kami optimis Aplikasi Mobile JKN dapat dimanfaatkan oleh seluruh penduduk Indonesia. Sehingga kemudahan mendapatkan layanan JKN-KIS bukan hanya milik penduduk di perkotaan saja. Namun milik penduduk di seluruh pelosok wilayah Indonesia,” jelas Fachmi.

Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play Store dan Apple Store. Dimana aplikasi ini direkomendasikan untuk telepon pintar yang menggunakan sistem android versi 4.0 ke atas dan sistem iOS 10. Setelah aplikasi itu terpasang (install), peserta harus melakukan registrasi pada menu yang tersedia diaplikasi Mobile JKN. Setelah berhasil, peserta bisa masuk dalam aplikasi dan memanfaatkan semua fitur yang tersedia.

Aplikasi yang dapat dioperasikan melalui telepon pintar itu berisi banyak fitur yang berguna bagi peserta JKN-KIS. Setelah mengunduh aplikasi Mobile JKN dan terpasang di telepon pintar, hal pertama yang perlu dilakukan yakni melakukan registrasi atau pendaftaran. Pilih menu registrasi, kemudian isi setiap kolom yang tersedia sesuai dengan data anda. Pastikan anda punya satu surel (email) aktif. Karena setelah semua kolom diisi, sistem secara otomatis akan mengirim nomor verifikasi ke email tersebut.

Setelah menerima nomor verifikasi melalui surel, aplikasi akan meminta anda menulis nomor verifikasi tersebut. Kemudian, akan muncul keterangan apakah berhasil atau tidak dalam melakukan verifikasi. Jika tidak berhasil, peserta bisa meminta aplikasi untuk mengirim kembali nomor verifikasi. Jika berhasil, hanya perlu mengisi alamat surel atau nomor kartu BPJS Kesehatan dan kata sandi setiap kali masuk ke aplikasi.

Setelah berhasil masuk (log in), pada halaman pertama akan ditunjukan 4 Menu utama dalam aplikasi. Diantaranya Menu Peserta, yang terdiri dari Fitur Peserta, isinya menjelaskan tentang data kepesertaan seperti nama, nomor kartu JKN-KIS, kelas perawatan, tanggal lahir dan faskes tingkat pertama serta data orang yang tertanggung oleh peserta seperti anak juga akan ditampilkan dalam fitur tersebut.

Kemudian Fitur Kartu Peserta. Fitur ini akan menampilkan gambar kartu peserta JKN-KIS. Setelah itu Fitur Ubah Data Peserta, dimana peserta bisa melihat dan melakukan pengubahan data seperti melakukan pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan pengubahan data kepesertaan seperti nomor kartu BPJS Kesehatan, nomor telepon genggam, alamat email, dan alamat surat. Dan terakhir Fitur Pendaftaran Peserta. Fitur ini digunakan bagi peserta yang ingin mendaftarkan peserta baru.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penadatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Tentang Kerjasama Dalam Mendukung Penyelenggaraan Sistem Dan Teknologi Informasi Pada Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Adapun ruang lingkup nota kesepahaman ini adalah pertukaran data dan informasi, pengembangan dan pemanfaatan aplikasi informatika, diseminasi informasi dan edukasi publik, penelitian terkait perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung Program JKN-KIS dan bidang lain yang disepakati oleh kedua belah pihak. (Ae-4/rls)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 + two =