Plt Gubernur Rohidin Jadi Rajo Agung Duo

Plt Gubernur Rohidin Jadi Rajo Agung Duo

RBO/Ronal Rajo Agung Duo yang juga Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah foto bersama raja nusantara di Balai Raya Semarak Bengkgulu
BERBAGI:

Dari Bengkulu Hidupkan Lagi Raja-Raja Nusantara

RBO >>  BENGKULU >>  Satu lagi amanah yang dipikul Dr H Rohidin Mersyah, M.MA. Plt Gubernur Bengkulu Rohidin diangkat jadi Rajo Agung Duo. Penobatannya dilakukan di Bengkulu kemarin dan disaksikan 60 raja dari berbagai daerah nusantara.
Penyambutan rajo dan sultan tampak meriah Selasa (28/11).

Acara yang berlangsung di Balai Raya Semarak Bengkulu tersebut mengangkat tema “Sidang Mufakat Rajo Penghulu dalam Rangka Menyambut Menda Raja, Sultan, Datuk, Pelingsir, dan Penghulu Adat Nusantara.

” Beberapa tokoh adat nusantara pun hadir dalam kegiatan ini. Seperti Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin (Sultan Palembang Darussalam), Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau Pagaruyung, Darul Qoror Sultan H. Muhammad Taufiq Thaib (Rajo Minangkabau Pagaruyung), dan tokoh adat nusantara lainnya.

Penyambutan Sultan Bangsa bersama Bupati Lebong H Rosjonsyah memasuki gedung diiringi dol yang bergema bersama tarian penyambutan khas daerah Bengkulu. Dalam kegiatan tersebut dimulai dari pengukuhan gelar adat kepada Plt Gubernur Bengkulu dari Rajo Karang Neo (Lebong). Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tando kehormatan kesultanan Mukomuko kepada Plt Gubernur Bengkulu, Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA dari Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Kota Bengkulu.

Menariknya, kegiatan ini adalah Sidang Mufakat Rajo Penghulu yang diikuti oleh seluruh Raja dan Sultan se Nusantara. Hingga ditutup dengan pengukuhan Plt Gubernur Bengkulu menjadi Ketua Majelis Agung Raja Sultan (MARS) Provinsi Bengkulu, dengan penandatanganan ikrar bersama Provinsi Bengkulu sebagai Kota Betuah Peradaban. Menariknya lagi banyak masyarakat menonton kegiatan berlangsung.

Aryanti (34), warga Kabupaten Mukomuko menghadiri kegiatan itu, menyempatkan diri melihat Sultan Bangsa. “Saya kesini ingin melihat Sultan Bangsa. Tentunya moment ini sangat langka,” ujarnya.

Disampaikan Plt Gubernur Bengkulu hal ini dilaksanakan agar melestarikan sejarah. Hingga tidak punah dimakan waktu. Dengan kegiatan ini tentunya berharap agar dapat memperkenalkan potensi budaya dan wisata yang ada di Provinsi Bengkulu terhadap raja dan sultan se nusantara.

“Bengkulu memiliki potensi besar. Bahkan kerajaan dulu merupakan kerajaan besar. Sejarah seperti ini harus dibangkitkan. Prosesi adat ini harus dihidupi kembali. Bukan merupakan bermegah-megahan. Namun peninggalan leluhur ini harus dibangkitkan. Prosesi ini dihidupi kembali. Kita harus melestarikan budaya kita sendiri. Selain itu juga menyambut raja dan sultan nusantara. Pembahasan ini kita menelusuri menjaga NKRI. Selain itu melihat sinergi terhadap pemerintah. Tentunya potensi budaya dan wisata akan kita kenali kepada kerajaan luar,” tutupnya. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 + five =