Waspada Longsor dan Pohon Tumbang Bisa Terulang

Waspada Longsor dan Pohon Tumbang Bisa Terulang

BERBAGI:

RBO, BENTENG – Warga Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dan pengguna jalan lintas Bengkulu-Kepahiang diminta waspada terhadap bencana longsor dan pohon tumbang. Perubahan cuaca secara ekstrim akibat terpengaruh badai tropis dahlia dapat terjadi sewaktu-waktu dengan intensitas hujan lebat disertai angin kencang.

“Perubahan cuaca sangat cepat. Begitu hujan sangat lebat dan angin kecang. Akibatnya, tadi malam (30/11) pukul 23.00 WIB di Km 44 liku sembilan pohon tumbang dan menutup akses lalu lintas. Jalan baru bisa dibuka setelah 2 jam dilakukan pemotongan kayu. Sepertinya perubahan cuaca ekstrim ini masih akan terjadi. Kami imbau warga, khususnya pengguna jalan tetap waspada dan hindari melaju saat hujan deras,” kata Camat Taba Penanjung, Syofian Sori.

Dia juga mengimbau warga tidak berpergian di malam hari, mengingat kawasan liku sembilan minim penerangan dan banyak terdapat titik rawan longsor. Selain itu di sisi jalan juga masih banyak terdapat pohon yang dapat robh sewaktu waktu akibat tiupan angin kencang.

“Kalau bisa hindari pergi malam hari, sebab sangat bahaya karena tidak penerangan. Apalagi liku sembilan banyak titik rawan longsor,” jelasnya.

Dia menambahkan pihaknya bersama Polsek Taba Penanjung segera memasang tanda dan rambu bahaya di jalan lintas tersebut. Paling tidak meski sementara namun bisa menjadi pedoman warga yang melintas. “Beberapa garis polisi penanda bahaya longsor sudah dipasang, mudah-mudahan nanti bisa dipasang garis pembatas jalan permanen,” ujarnya. (tan)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

nine + five =