IPKM Ambil Alih Tanggungjawab Pemkab Mukomuko Pada Piala Gubernur Bengkulu

IPKM Ambil Alih Tanggungjawab Pemkab Mukomuko Pada Piala Gubernur Bengkulu

BERBAGI:

RBO, MUKOMUKO – Digelarnya Turnamen Piala Gubernur menjadi kabar gembira bagi pecinta olahraga sikulit bundar. Piala Gubernur ini seyogyanya diikuti oleh club sepak bola masing-masing daerah se Provinsi Bengkulu.

Namun sayang, Pemerintah Kabupaten Mukomuko tidak bisa mengirim tim untuk berlaga pada turnamen ini.

Melihat keadaan ini, Ikatan Pemuda Kabupaten Mukomuko (IPKM) merasa perlu bergerak dan mengambil sikap. Secara swadaya pemuda-pemuda Mukomuko mengumpulkan dana dan membentuk club dadakan untuk mengikuti turnamen ini.

Wakil Ketua IPKM, Heri Susanto mengatakan materi pemain club Kabupaten Mukomuko yang mengikuti turnamen tersebut diisi oleh mahasiswa-mahasiswa asal Mukomuko yang sedang menimbah ilmu di Kota Bengkulu.

Pihak IPKM menyayangkan Pemerintah Kabupaten Mukomuko tidak memberikam dukungan kepada PS Mukomuko untuk mengikuti kegiatan ini.

“Kami sangat menyayangkan lemahnya perhatian Pemkab Mukomuko terhadap olahraga. Kegiatan sekelas Piala Gubernur tidak ada dukungan dari Pemkab Mukomuko,” ujarnya saat dihubungi RBI.

Kata Heri, meskipun tim yang mengikuti turnamen ini dadakan dengan tekat mengangkat nama baik daerah, tim Mukomuko berhasil menang pada pertandingan pertama melawan tim Bengkulu Selatan dengan adu penalti. Sayangnya tim ini harus kalah dari skuat Kabupaten Kaur yang juga dikalahkan dengan drama adu penalti.

Meskipun kalah pada pertandingan ini, skuat Kabupaten Mukomuko sudah dipastikan mendapat juara 4 dan berhak meraih uang pembinaan dari Pemprov Bengkulu.

“Doakan kami bisa merebut juara 3 besok (hari ini),” sampai dia.

Sementara itu, pihak Pemkab Mukomuko melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) yang diwakili Kabid Pemuda dan Olahraga, Sutrisna Iman S, SH menjelaskan, untuk kegiatan isedentil seperti Piala Gubernur ini tidak teranggarkan di Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Disparpora.

Namun, pihak Disparpora Mukomuko setelah mendapat undangan Piala Gubernur ini sudah berusaha mengirim tim untuk mengikuti ajang itu, sayangnya berbenturan dengan ujian Mid Semester tingkat SMA karena pemain sebagian besar masih duduk dibangku sekolah.

“Jadi setelah tiga hari menjelang turnamen ini dimulai, muncul ide adik-adik kita yang sedang kuliah di Bengkulu ikut ajang itu, karena tidak ada anggaran komitmen kita dana dicari secara swadaya. Kami sangat mendukung adik-adik kita ini, makanya kita keluarkan surat rekomendasi untuk club, karena syarat mengikuti turnamen itu harus ada rekomendasi dari Disparpora,” bebernya.

“Kalau anggaran untuk membiayai tim mengikuti itu memang tidak ada. Tapi kalau Piala Gubernur ini menjadi agenda tahunan, kedepannya bisa kita anggarkan dana,” demikian Sutrisna. (sam)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

4 × 1 =