DIPA Bengkulu 2018 Naik, DD Dikucurkan Rp 945 M

DIPA Bengkulu 2018 Naik, DD Dikucurkan Rp 945 M

bengkulu
Dr.drh.H.Rohidin Mersyah,MMA
BERBAGI:

Dari 4,07 Triliun ke Rp 4,319 Triliun

RBO, BENGKULU – Sebanyak 27 Satuan Kerja (SK) di Provinsi Bengkulu, Kamis (14/12) Pemprov Bengkulu serahkan Blanko Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2018 di Gedung Serba Guna Pemerintahan Provinsi Bengkulu. Guna mempercepat proses pembangunan dan kemajuan daerah, Plt Gubernur Bengkulu Dr drh H. Rohidin Mersyah, MMA menuturkan petingnya melakukan pengisian Blanko Dipa Ta 2018 secepatnya, supaya pembangunan di daerah dapat segera dilakukan.

“Lakukan secepatnya input barang dan jasa secepatnya dan tetapkan APBD agar dapat dilakukan pemenuhan terhadap kekurangan nantinya. Sebab jika ini dilakukan dengan cepat maka pembangunan pun akan berjalan dengan cepat,” ungkap Rohidin.

Ia juga menyarankan seluruh SK untuk membentuk tim khusus untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang ada di daerah, “Demi terealisasi sebuah pembangunan dengan cepat dan efektif, saya imbau kepada seluruh daerah untuk membentuk tim khusus dalam melakukan evaluasi,” imbau Plt Gubernur.

Ditahun ini Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan dimana, kementerian pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp 4,319 triliun. Dimana kenaikan ini mengalami sebesar dengan angka Rp 4,07 triliun ditahun 2017 lalu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Negara (Kanwil Ditjen PBN) Provinsi Bengkulu Rinardi dalam kata sambutannya. Selain itu, transfer dana desa (DD) untuk Provinsi Bengkulu untuk Kabupaten dan Kota sebesar Rp 9,78 triliun. “Khusus untuk Provinsi Bengkulu Dipa tahun anggaran 2018 yang akan diserahkan pada kesempatan hari ini berjumlah 364 Dipa. Dengan dana total sebesar 4,319 trilin. Ini mengalami kenaikan pada tahun 2017, yang sebesar Rp 4,07 triliun.

Sementara itu transfer daerah atau dana desa Bengkulu sebesar Rp 9,78 triliun. Rincian daftar isian anggaran itu diantaranya, dana bagi hasil pajak sebesar Rp 104 miliar, dana bagi hasil sumber daya alam Rp 103 miliar, DAK atau dana alokasi umum sebesar Rp 6,24 triliun. Dana alokasi fisik Rp 779 miliar, dana alokasi non fisik Rp 1,32 triliun hingga, dana insfentif daerah Rp 36 miliar hingga dana desa sebesar Rp 945 miliar,” imbuhnya. (run)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

13 + eleven =