Bebby Hussy Jabat Ketua BPD AEKI Provinsi Bengkulu

Bebby Hussy Jabat Ketua BPD AEKI Provinsi Bengkulu

BERBAGI
IWAN/RBO: Bebby Hussy Jabat Ketua BPD AEKI Provinsi Bengkulu

RBO, BENGKULU – Bertempat diruang kerja PLT Gubernur Bengkulu, H Rohidin Mersyah, Kamis siang (21/12) Ketua Umum BPP Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), Irfan Anwar, mengukuhkan dan menyerahkan SK kepengurusan BPD AEKI Bengkulu kepada bapak Bebby Hussy. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Bapak PLT Gubernur Bengkulu, Rohidin Meryah, Ketua Kadin Provinsi Bengkulu Feri Rizal. Dengan adanya pemberian SK ini, berarti AEKI Provinsi Bengkulu yang sempat vakum, akhirnya resmi kembali terbentuk.

Untuk itu, Bebby Hussy pun diberikan waktu hingga bulan Februari 2018 untuk melengkapi seluruh anggota kepengurusan BPD AEKI Provinsi Bengkulu.
Dibantu oleh Dedi Haryadi, selaku Sekretaris BPD AEKI Provinsi Bengkulu.

Nantinya, pelantikan pengurus akan dilakukan pada bulan Februari 2018. Tak hanya pelantikan, BPD AEKI pun akan menggelar kegiatan Skala Nasional, seperti Rakernas AEKI yang akan mengundang seluruh Ketua BPD AEKI Se Indonesia, Simposium kopi nasional serta pelatihan Roasting dan Cuping Coffe.

“Dengan telah diserahkannya SK ini, saya berkewajiban untuk menyusun kepengurusan. Saya pun mengajak kepada seluruh pelaku usaha di dunia kopi yang ada di Bengkulu, untuk mendaftar menjadi anggota AEKI Bengkulu, dan selanjutnya diikut sertakan menjadi pengurus dan anggota,” Kata Bebby Hussy.

Ketua Umum BPP AEKI, Irfan Anwar pun berharap dengan terbentuknya kembali BPD AEKI Bengkulu dibawa kepemimpinan bapak Bebby Hussy, dapat meningkatkan pertumbuhan dan perdagangan Kopi Bengkulu.
Ia pun ingin BPD AEKI Bengkulu tak hanya mensejahterakan para pelaku industri, namun juga mensejahterakan petani kopi di provinsi Bengkulu.

“Saya ingin dan saya yakin dengan dibawah kepemimpinan Pak Bebby Hussy ini, para petani kopi dapat pula di rangkul, hingga berujung kesejahteraan para petani. Khusus untuk acara Skala Nasional pada Bulan Februari mendatang, saya akan berusaha mendatangkan para Tokoh Nasional ke Bengkulu,” Ujar Irfan.

Harapan yang sama pun disampaikan PLT Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat mensuport terbentuknya kembali BPD AEKI Bengkulu ini. Sehingga tak hanya kuantitas kopi, namun juga dapat mengangkat kualitas dan mutu kopi Bengkulu ketingkat Nasional maupun Internasional.

“Selama ini kopi Bengkulu dijual ke daerah lain, namun daerah lain yang dapat nama. Dengan adanya BPD AEKI Provinsi Bengkulu ini, diharapkan kopi bengkulu dapat dikelola dengan baik, dan kualitas kopi yang meningkat sehingga orang akan sadar, Oh Ini Kopi Bengkulu. Kitapun siap memfasilitasi rencana acara tingkat nasional pada bulan Februari mendatang,” Harap Plt Gubernur H Rohidin Mersyah.

Sebelumnya, Kamis Pagi (21/12) Pelindo dan AEKI Bengkulu pun sudah menggelar penandatangan MOU. MOU ini menyepakati untuk dapat saling bekerjasama dalam bidang pengiriman kopi baik dalam negeri maupun hingga keluar negeri.

Penandatanganan MOU dilakukan oleh GM pelindo II Bengkulu, Drajat Sulistio, bersama Ketua Umum BPP AEKI bapak Irfan Anwar.

“Kita siap suport. Kita juga siapkan lahan seluas 1 hektar dikawasan pelindo ini, untuk dibangunkan pabrik, gudang maupun kantor untuk keperluan mereka,” Kata Drajat Sulistyo.

“Saya sudah lihat lokasi yang akan dibangun gudang. Dimana gudang inilah yang akan menampung seluruh kopi sebelum di kirim ke luar. Saya optimis dengan adanya Gudang ini, dapat membantu pengiriman kopi bengkulu sehingga tersentralisasi dan dikontrol kualitasnya,” tutup Ketua BPP AEKI Irfan Anwar.(idn)