Dicari Pihak yang Dukung Bisnis Haram Prostitusi

Dicari Pihak yang Dukung Bisnis Haram Prostitusi

BERBAGI:

BENGKULU – Prostitusi terselubung yang diungkap Jatanras Polda Bengkulu beberapa waktu lalu ternyata usaha haram itu sudah beroperasi sejak Agustus 2017 lalu dan Tsk raup omzet Jutaan rupiah. Dikatakan Diretur Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol Pudyo Haryono SH, melalui Kasubdit Jatanras AKBP Max Mariner S.Ik, berdasarkan hasil pengembangan dan pengakuan dari Tsk berinisial SH (40) laki-laki dan RA (35) seorang perempuan itu, memang usaha yang diduga perdagangan manusian itu sudah beroperasi beberapa bulan terakhir.
“Ya, kalau pengakuan dari kedua Tsk memang sudah beroparasi lebih kurang dari lima bulan. Bahkan kedua Tsk juga berhasil meraup omzet jtaan rupiah,” terangnya kemarin Selasa, (26/12).
Sejauh ini lanjutnya, pihaknya masih terus mendalami siapa yang membackup atau yang memiliki prostitusi terselubung itu. Karena di belakang dua mucikari itu pasti ada pihak lain yang turut serta dalam bisnis yang diduga perdagangan manusia ini. Selain dari itu pengakuan dari para Tsk sejauh ini selama menjalankan bisnis itu mereka juga berhasil meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.
“Ada atau tidak hingga sekarang masih terus kita selidiki dan didalami. Jika memang ada orang lain dibalik kasus ini pasti akan kita tindak tegas,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pengungkapan prostitusi terselubung ini terbongkar berkat kerja keras anggota Subdit Jatanras Reskrimum Polda Bengkulu yang menerima laporan dari masyarakat sehingga dilakukan penyelidikan dan pengintaian dan penggerebekan. Setelah informasi tersebut dinyatakan benar, barulah anggotanya melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap pekerja dan mucikarinya, karena apa yang dilakukan para pekerja ini merupakan prostitusi terselubung.
Selain dari itu tempat prostitusi itu juga sudah berjalan cukup lama, yang mana mulai beroperasi dari pagi sekitar jam 09.00 WIB pagi hingga pukul 00.00 WIB malam, selain mengamankan para pekerja seks dan mucikari pelanggan saat itu juga ikut diamankan untuk dimintai keterangan. Namun sejauh ini Tsk SH dan RA tetap ditahan di Mapolda Bengkulu untuk diproses dan pendalaman lebih lanjut.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

7 + 20 =