Dr.Heri Budianto: Independen Berat, Parpol Empat Pasang

Dr.Heri Budianto: Independen Berat, Parpol Empat Pasang

IST/RBO: Pengamat Politik Nasional yang juga putra Bengkulu, Dr Heri Budianto M.Si
BERBAGI:

Pilwakot Banyak Calon Bukti Incumbent Tidak Kuat

RBO, BENGKULU – Dari konstalasi peta politik Kota Bengkulu saat ini, pengamat politik nasional juga Dekan Fisipol, Universitas Mercu Buana Dr Heri Budianto M.Si melihat dengan banyaknya kandidat bakal Paslon Walikota dan Wakil Walikota yang muncul saat ini, maka itu membuktikan bahwa petaha atau incumbent tidak kuat.
“Kalau dari yang saya lihat saat ini, konstalasi peta politik di Kota Bengkulu, sudah ada tiga kandidat Paslon yang mendapat SK rekomendasi dari DPP dan untuk Pilwakot Bengkulu berpotensi empat Paslon maju lewat jalur Parpol. Dan banyaknya kandidat Paslon ini membuktikan bahwa posisi incumbent tidak kuat,” ungkap Heri Budianto, Minggu (7/1).
Dijelaskan Heri Budianto, dari pengalaman dia melihat, jika incumbent itu kuat, maka tidak akan banyak kandidat Paslon yang berani menjadi penantang. “Seperti di Medan dulu, kemudian di Surabaya, incumbent itu surveinya diatas 50 persen plus satu dan itu membuktikan bahwa incumbent dominan, sehingga tidak ada kandidat lain yang berani menjadi penantang. Tapi untuk Kota Bengkulu tidak demikian, sehingga banyak yang muncul jadi penantang. Kemudian dari fenomena ini juga membuktikan bahwa Parpol di Kota Bengkulu banyak kader yang siap bertarung di Pilkada,” jelasnya.
Dan dari surat rekomendasi ataupun SK masing-masing DPP partai, Heri Budianto mengatakan, untuk Linda-Mirza, ESD-Zarkasih, kemudian Helmi-Dedi dia sudah melihat SK ketiga Paslon tersebut. Namun untuk Demokrat, PKB, PKPI dan PBB memang belum.
“Jadi kalau yang sudah dapat SK itu biasanya tidak akan berubah lagi. Tapi untuk Gerindra PAN, memang sejak tadi malam saya mengikuti perkembangannya dan informasinya Helmi akan maju di Lampung. Untuk itu, nanti DPP PAN yang kembali akan memutuskan, mereka akan melihat survei dan elektabilitas kader lainnya sebelum memutuskan siapa yang akan diusung,” katanya.
Sebab itu, dalam Pilwakot tahun 2018 ini, Heri Budianto memprediksikan akan diikuti empat Paslon dan semuanya dari jalur Parpol, “Untuk jalur Parpol maksimal itu empat Paslon, dan minimal tiga. Sedangkan untuk yang jalur independen nampaknya berat, karena proses Vertual itu dilaksanakan secara sensus penduduk bukan system acak, sehingga peluangnya untuk jadi peserta sangat berat,” tambahnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

18 + eleven =