KBIH Ar Sutan Mansur, Manasik Haji Gratis

KBIH Ar Sutan Mansur, Manasik Haji Gratis

BERBAGI
Adit/RBO Ketua PWM Provinsi-Bengkulu Dr H Syaifullah M M.Ag
BERBAGI:

RBO >> BENGKULU >>  Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ar Sutan Ar Mansyur milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bengkulu menyelenggarakan bimbingan manasik haji. KBIH Ar Sutan Mansur merupakan organisasi nirlaba. Bagi masyarakat atau calon jemaah haji tahun 2018  bisa mengikuti manasik haji dengan gratis biaya pendaftaran.

      Saat ditemui di kantor PWM Bengkulu, Kampus 2 UMB (8/1), Ketua PWM Bengkulu, Dr. H. Syaifullah, M.Ag menyampaikan, mulai tanggal 10 Januari 2018 ini, KBIH Ar Sutan Mansur membuka dan menyelenggarakan manasik haji. Nantinya, manasik tersebut akan dilaksanakan setiap hari Rabu dan sebanyak 15 kali pertemuan.

      Kegiatan manasik nantinya akan dilaksanakan di Kampus 2 UMB mulai pukul 14.00 WIB  hingga menjelang Magrib.

      “Kita, (KBIH Ar Sutan Mansur,red) adalah organisasi nirlaba. Jadi untuk pendaftarannya manasik haji ini kita gratis. Begitu juga dengan biaya setiap pertemuannya. Jika pun membayar, maka tidak besar. Karena kami, PWM akan memberikan subsidi atau mencari donatur untuk mencukupinya,” jelasnya.

Syaifullah menerangkan bahwa KBIH Ar Sutan Mansur ini sudah berdiri sejak enam tahun lalu dan sudah tiga tahun belakang ini setiap tahunnya menyelenggarakan manasik haji. Dan setiap tahunnya lebih dari 20 peserta calon jemaah haji yang ikut.

      “Berapapun calon jemaah haji yang mendaftar atau ingin mengikuti manasik haji, akan kami terima. Tidak ada batasan peserta manasik disini. Untuk tahun ini saja sudah sembilan orang yang mendaftar dan saya yakin ini akan terus bertambah. Bagi  calon jemaah haji yang ingin ikut manasik haji dengan kami, bisa langsung datang untuk mendaftar di kantor PWM lantai 2 di Kampus 2 UMB di Jalan Salak Raya Panorama,” katanya.

      Disisi lain juga, H. Syaifullah mengatakan, berdasarkan penilaian dari calon jemaah haji yang ikut manasik haji di KBIH Ar Sutan Mansur ada beberapa keistimewaan yang didapat. Yaitu bahan materi manasik yang disampaikan  dibuat sesederhana sedemikian rupa.

      “Sebagai contoh, kami buatkan kalung bimbingan haji berupa buku kecil yang berisikan kumpulan doa-doa. Jadi ketika calon jemaah haji sudah melakukan ibadah tawaf dan lupa doanya, maka tinggal buka buku itu saja. Begitu juga kalau mau minum air zam – zam lupa doanya, bisa buka buku itu. Dan juga ini yang membedakan kami dengan KBIH lain. Kami juga siap komunikasi jarak jauh. Misalkan saja saat ibadah di tanah suci, calon jemaah haji lupa doa, ya tinggal telepon kami, maka kami akan menjawabnya,” urainya.

Syaifullah secara terbuka mengajak jemaah calon haji untuk melakukan manasik jadi di KBIH Sutan Mansur.

      “Saya mengundang, mengajak dan mengimbau kepada calon jemaah haji untuk memanfaatkan manasik haji di kami. Calon jemaah haji yang ikuti manasik  kami bimbing dalam posisi nirlaba,” pungkasnya. (ae2)