Tahun Ini Seluruh Desa di Bengkulu Teraliri Listrik

Tahun Ini Seluruh Desa di Bengkulu Teraliri Listrik

BERBAGI
RONAL/RBO Nopian Andusti, Sekda Provinsi Bengkulu yang baru siap untuk menata birokrasi dengan baik untuk kemajuan Bengkulu
BERBAGI:

Jadi Kado HUT Provinsi Bengkulu ke-50

RBO >>  BENGKULU >>  Manager Harian PLN Bengkulu, Nova Sagita menargetkan, tahun 2018 ini seluruh desa di Provinsi Bengkulu sudah teraliri listrik.

Hal ini disampaikannya usai menggelar rapat koordinasi dengan pihak Pemprov Bengkulu di Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa kemarin (9/1).

Dijelaskan dia, jika tahun ini seluruh desa pelosok di 9 kabupaten di Bengkulu sudah teraliri listrik, maka Bengkulu merupakan provinsi kedua di pulau Sumatera yang 100 persen sudah teraliri listrik setelah Provinsi Bangka Belitung.

 “Jadi 100 persen full setelah Bangka Belitung, 100 persen desanya sudah teraliri listrik. Selain Bengkulu, tahun ini rencanannya ada Aceh dan Padang juga yang 100 persen teraliri listrik,” tegasnya, kemarin.

Dijelaskan dia, lebih lanjut, untuk Provinsi Bengkulu sekarang ini masih ada 12 desa pelosok lagi yang belum teraliri listrik yang tersebar di sejumlah kabupaten. Yakni lokasinya di Lebong, Mukomuko, Kaur, Kepahiang, Bengkulu Selatan dan Seluma.

“Dari 12 desa tadi, daya yang dibutuhkan jika fasilitas daya rata-rata satu desa itu tidak lebih dari 500 konsumen, ya kalau kita kalikan dengan daya masyarakat subsidi 900 PA berarti sekitar 50 ribu. Jadi, sekitar 6,5 MW lah yang dibutuhkan,” tegasnya.

Sedangkan kita Bengkulu saja, lanjutnya, dari kapasitas total yang terpasang 261 MW beban puncak hanya 162 MW. Jadi, sekitarannya masih 100 MW. ‘’Jadi, masuk desa segitu masih aman,” tambahnya.

Sementara itu, guna mewujudkan akselerasi pembangunan itu, pihaknya berharap Pemprov Bengkulu bersama pihak kabupaten dapat bekerjasama secara sinergis.

“Kita targetkan 17 Agustus sudah nyala semua. Tapi memang untuk merealisasikan hal itu infrastruktur jalan memang harus mendukung. Jadi, sinergitas disini Pemprov, Pemkab infrastruktur jalan dan jembatan harus seiring sejalan lah dibangun,” tegasnya.

Jadi, jalannya tidak harus hotmik. Yang penting jalannya sudah dikupas untuk mobil bisa mendeliver material kita agar bisa jalan. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 10 miliar untuk pembangunan 12 desa ini.  ‘’Jadi kita berharap ini nanti jadi kado terindah lah buat HUT Bengkulu ke-50 nantinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekdaprov Bengkulu, Novian Andusti, SE,MT mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengirimkan surat ke kabupaten-kabupaten dari 12 desa yang akan dibangun oleh PLN ini, agar ikut bersinergis mendukung program tersebut.

“Kita berharap dukungan dari pihak kabupaten untuk menindaklanjuti pertemuan hari ini. Meskipun hari ini setiap kabupaten yang akan dibangun tidak datang, namun kita akan tindaklanjuti dengan surat Pak Gubernur guna memberitahukan dukungan penuh tehadap pihak kabupaten,” jelasnya singkat. (ags)