Nasib 5 Paslon di Tim Rikes, Bisa Gugur Lho

Nasib 5 Paslon di Tim Rikes, Bisa Gugur Lho

BERBAGI
Lima paslon ikuti tes kesehatan sebagai salah satu syarat wajib proses Pilkada

BNN Periksa: Kokain, Ganja, morphin, ekstasi, Amfetamin, Metamfetamin, benzodiazepin

RBO, BENGKULU – Nasib 5 pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu periode tahun 2018-2023 kini di tangan tim kesehatan. Jika dinyatan tidak sehat maka Paslon bisa gugur. Pengalaman pahit itu telah terjadi saat Pilbub Benteng tahun lalu.
Kemarin pihak KPU Kota Bengkulu mulai melaksanakan tahap Pemeriksaan Kesehatan (Rikes) untuk lima kandidat Paslon yang telah terdaftar sebelumnya. “Hari ini (kemarin, red), mulai tanggal 11 sampai 15 Januari, kita melaksanakan Rikes dan ini dilakukan oleh Himpsi. Rikes ini beberapa tahapan, yaitu tes kesehatan, jasmani, jiwa serta narkoba oleh BNN. Mereka yang melaksanakan tes kesehatan punya otoritas kewenangan penuh untuk memutuskan kesehatan pada kandidat,” ungkap Ketua KPU Kota Bengkulu Darlinsyah S.Pd, M.Si, Kamis (11/1).
Sebelum dilaksanakan Rikes ini, kisi-kisinya sudah disampaikan pada para kandidat termasuk pihak KPU juga sudah melakukan Bimtek sosialisasi tentang tes kesehatan tersebut.
“Kita sudah sosialisasi dengan bakal Paslon serta Parpol saat itu. Dalam tes kesehatan ini sebenarnya yang menentukan bukanlah tim penguji melainkan para kandidat itu sendiri. Sebab itu kandidat harus serius mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan ini. Nanti hasil pemeriksaan kesehatan ini mereka para tim penguji akan melakukan pleno sebelum dikembalikan ke KPU. Tanggal 16 Januari setelah mereka pleno akan diumumkan,” papar Darlin.
Sementara itu, dari pihak BNN mereka menyampaikan bahwa pada hari itu kebagian melaksanakan pengambilan urine dan melaksanakan tes dalam rangka untuk memberikan hasil kepada KPU. Mereka akan memeriksa calon pemimpin Kota Bengkulu kedepan itu bebas dari Narkoba. “Yang kita lakukan itu ada enam parameter, Kokain, Ganja, morphin, ekstasi, amfetamin, Metamfetamin, benzodiazepin. Hasil pemeriksaan ini satu hari kedepan, akan kita serahkan tim, tim urine baru tim Rikes yang terdiri dari Himpsi dan BNN. Maka nanti IDI akan menyerahkan hasilnya ke KPU. Kewenangan kita sampai disitu, dan hasil tes urine ini akurasinya bisa dikatakan 90 persen,” tambah Kepala BNNK Bengkulu, AKBP Alexander. S Soeki S.Sos.
Adapun dari pantauan jurnalis di lokasi Rikes pertama di RSUD M Yunus, Lima Paslon yaitu Linda-Mirza, Jahin-Nisa kemudian David-Bakhsir nampak hadir tepat waktu, sementara Helmi-Dedi serta ESD-Zarkasi menyusul kemudian. (idn)