Dewan Desak Plt Gubernur Segera Terbitkan SK KPA

Dewan Desak Plt Gubernur Segera Terbitkan SK KPA

Ronal/RBO: Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
BERBAGI:

RBO,BENGKULU – Plt Gubenur Bengkulu Dr. drh. H. Rohidin Mersyah, MMA diminta untuk segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Bendahara di lingkungan Pemprov Bengkulu. Pasalnya, SK tersebut dinilai penting agar masing-masing KPA bisa melakukan penyusunan dalam kepanitiaan kegiatan yang telah dialokasikan dalam APBD 2018. Jika cepat dari sekarang maka tidak ada dana yang mubazir karena tak terserap seperti tahun 2016 dan 2017 lalu yang kumlahnya hingga Rp 300 miliar.
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Siption Muhady, S.Ag mengatakan, apalagi seperti sekarang ini sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah memiliki pejabat yang definitif. “Jadi baiknya SK untuk KPA bisa segera diterbitkan, supaya nantinya alokasi anggaran dalam APBD bisa ditindaklanjuti masing-masing OPD,” ungkap Siption saat ditemui diruangan Komisi I, Senin (15/1).
Menurutnya, SK untuk KPA dan bendahara itu bersifat urgen, lantaran tanpa SK itu bagaimana bisa KPA bisa menyusun kepanitiaan untuk pelaksanaan kegiatan. “Seperti penunjukkan PPTK dan perbendaharaannya. Jadi kita berharap bisa dilakukan secepatnya. Terlebih Plt Gubernur juga menginginkan realisasi APBD bisa cepat dilaksanakan maksimal,” ujar Siption.
Senada juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi, Jonaidi, SP, MM. Ia menambahkan, APBD sebenarnya tidak ada permasalahan lagi. “Jadi jangan sampai lantaran urusan birokrasi di lingkungan Pemprov, realisasi APBD jadi terlambat seperti tahun-tahun sebelumnya. Memang langkah-langkah seperti ini harus dilakukan segera, jangan ditunda-tunda lagi,” katanya.
Kemudian, sambung Jonaidi, yang juga penting itu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan harus segera diterbitkan keuangan. “Karena nomor DIPA itu penting bagi OPD untuk mulai melakukan kegiatannya. Inikan sudah masuk pekan kedua Januari, jadi harus segera ditindaklanjuti agar hal seperti ini tidak jadi penghambat dalam realisasi APBD,” tutupnya. (idn)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

thirteen + fifteen =