Kasus Uang Rp 500 Juta 4 PNS BPKAD Diperiksa

Kasus Uang Rp 500 Juta 4 PNS BPKAD Diperiksa

BERBAGI:

Pejabat Kota Tunggu Giliran

RBO, BENGKULU – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu serius membongkar kasus dugaan kasus Dana Kegiatan (DK) Rp 500 juta di DPPKAD Kota Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2014-2015. Sebab Senin,(15/1) lima orang Aperatur Sipil Negara (ASN) di BPKAD Kota Bengkulu dipanggil sekaligus untuk dimintai keterangan. Namun dalam pemanggilan itu empat orang yang memenuhi panggilannya, mereka yakni IA, MA, NR, dan EM. Sementara MH berhalangan hadir dengan alasan ada urusan kantor.
Kajari Bengkulu, I Made Sudarmawan SH, MH, melalui Kasi Pidsus Kejari Bengkulu, Oktalian SH, saat dikonfirmasi terkait dengan pemanggilan 5 orang ASN itu mengungkapkan, setelah diterbitkannya Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) kasus dugaan korupsi itu, memang pihaknya menjadwalkan pemanggilan 5 orang ASN itu untuk dimintai keterangan terkait dengan pengelolaan Dana Kegiatan (DK) pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) kota Bengkulu yang sekarang menjadi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).
“Ya, memang benar mulai hari ini (kemarin red) kita melakukan pemeriksaan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana Rp 500 Juta di DPPKAD tahun 2014-2015. Dan untuk hari ini (kemarin red) kita jadwalkan pemeriksaan 5 orang,” ucapnya Senin,(15/1).
Diungkapkannya, selama satu minggu kedepan pihaknya terus melakukan pemanggilan terhadap orang-orang yang ada kaitannya dengan kasus dugaan kasus itu. Dengan tujuan untuk menggali informasi kebenaran pengelolaan keuangan yang diduga terindikasi bermasalah itu.
“Untuk sementara sekarang ini, Kita masih menggali keterangan dari dana DK itu sendiri. Seperti yang kita ketahui dana DK itu ada di DPPKAD dan jumlahnya diatur sesuai dengan Perwal. Sekarang ini kita melihat apakah sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) atau tidak,” jelasnya.
Apakah selanjutnya pejabat di lingkungan pemerintah Kota Bengkulu juga bakal dipanggil untuk dimintai keterangan? Dijelaskannya, sesuai dengan jadwal, pihaknya merencanakan terus melakukan pemanggilan semua orang yang berkaitan dengan kasus itu.
“Ya, rencananya satu minggu ini kita panggil terus yang ada kaitannya dengan kasus ini. Nantilah kita lihat saja kalau selesai yang hari ini (kemarin red) nanti kita panggil lagi. Yang jelas semua yang ada keterkaitan dengan kasus ini akan kita mintai keterangan,” demikian tutup dia.
Sementara empat orang yang dimintai keterangan itu, satupun tidak ada yang memberikan komentar terkait dengan dengan pemeriksaan itu.(ide)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

15 + 18 =