Rektor: Luar Biasa, Baru 9 Tahun FH UMB Hadirkan Pengawas Hakim

Rektor: Luar Biasa, Baru 9 Tahun FH UMB Hadirkan Pengawas Hakim

Rio/RBO: Dirjen Peradilan Umum MA , Widiyaswara Muda Sespim Polri hadir dalam Seminar Nasional FH UMB Bengkulu
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Fakultas Hukum Univesitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) adakan seminar nasinal bertemakan Sistem Peradilan di Indonesia. Acara ini dihadir tamu penting. Adapun tamu penting ini yang berkompeten dibidang hukum, yang mana narasumbernya yakni Ditjen Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung, Dr. H. Herri Swantoro, SH, MH dan Widiyaswara Muda Sespim Polri, Brigjen Pol, Dr. Drs. H. Agus Kurniady Sutisna, MM, MH.
Ada hal yang menarik perhatian, dimana Ketua Pengadilan Negeri Jakarta, Dr. Yanto, SH, MH turut hadir sebagai tamu kehormatan dalam Seminar Nasinal tersebut. Peserta seminar dibatasi sebanyak 250 orang. Dimana latar pendidikan mereka dibidang hukum. Yakni Hakim Pengadilan dan Ketua Pengadilan di Provinsi Bengkulu, praktisi hukum serta dari mahasiswa Fakultas Hukum UMB itu sendiri.
Rektor UMB melalui Ketua Panitia dan Dekan Fakultas Hukum, Dr, Susyanto, SH, M.Si menyampaikan bahwa seminar nasional ini mendatangkan narasumber yang kredibilitas dan reputasinya tidak diragukan lagi. Maksud dan tujuan diadakan acara tersebut bahwa Fakultas Hukum tidak hanya menyampaikan/ knowladge transformasi bukan hanya di kampus saja, melainkan dengan diadakan seminar ini, sehingga mahasiswa memiliki pengetahuan yang luas berkaitan dengan ilmu hukum. Yakni sistem peradilan di Indonesia dan menjadi sarjana hukum yang siap menjadi pakar hukum profesional.
“Kami mendatangkan narasumber yang asli dari sumbernya. Yakni Dirjen Peradilan Umum MA dan Widyaswara Muda Sespim Polri yang nantinya dapat menularkan pengetahuannya berkaitan dengan peradilan di Indonesia. Sehingga mahasiswa nantinya tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari bangku kuliah, melainkan dari kegiatan seminar dan lainnya.’’
Harapan nantinya, sambungnnya, kepada mahasiswa ketika selesai mahasiswa Fakultas Hukum UMB menjadi sarjana-sarjana jukum yang siap terjun dimasyarakat dengan mengimplementasikan ilmunya, baik teoritis maupun praktis.
Dalam seminar ini dijelaskan secara mendalam sistem peradilan di Indonesia. Dimana hakim sangat berperan dalam menentukan hukum. Dilandaskan kenyakinan dan pengetahuannya, sehingga tidak ada kata bagi hakim tidak mengetahui hukum atas suatu perkara dengan menggali nilai hukum dan rasa keadilan dimasyarkat. Dengan dilandasi atas analisa fakta, aturan dan argumentasi hukum, sehingga menghasilkan suatu putusan oleh hakim yang bermoral justice. Yakni, moral yang yang baik, objektif, kode etik, tidak ada kepentingan dan bermanfaat bagi masyarakat, terdakwa dan lembaga yang menaunginya.
Selain seminar, juga diberikan penghargaan dan juga uang pembinaan yang diberikan langsung dari uang pribadi Rektor UMB kepada 2 orang Mahasiswa UMB berprestasi. Yakni, juara 1 Gulat tingkat nasional dan mahasiswa berkat sebesar 1 juta rupiah.(AE-4)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

9 + five =