Alhamdulillah 10 Kandidat Sehat, Calon Perseorangan Tetap Berat

Alhamdulillah 10 Kandidat Sehat, Calon Perseorangan Tetap Berat

BERBAGI
Iwan/RBO: Darlinsyah S.Pd, M.Si
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Alhamdulillah semua kandidat walikota sehat. Baik itu calon walikota maupun calon wakil walikota yang totalnya 10 orang atau 5 pasang. Hasilnya telah diserahkan ke KPU Kota kemarin.
Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah, S.Pd, M.Si menegaskan 10 kandidat balon baik walikota maupun wakil walikota dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) secara kesehatan baik jasmani maupun rohani. Kendati demikian, belum tentu MS kesehatan lulus menjadi calon. Sebab masih banyak syarat lain yang harus dilengkapi.
“Kita itu kan ada dua syarat pencalonan dan syarat menjadi calon. Hari ini tim dari IDI, BNN, HIMPSI serta disaksikan Panwaslih dan pihak kepolisian menyaksikan penyerahan hasil Rikes oleh tim yang ditunjuk sebelumnya. Dari 10 kandidat bakal calon itu, ada dua penilaian yaitu TMS ataupun MS, sejauh ini dari hasil penelitian kami dari yang diserahkan tadi, 10 kandidat itu MS, belum ada yang TMS. Artinya mereka bisa lanjut ke tahap berikutnya,” ungkap Darlinsyah, Selasa (16/1).
Sebelumnya dijelaskan Ketua KPU Kota Bengkulu hasil pemeriksaan medis untuk kesehatan para kandidat itu tidak ada pembanding. Jadi apapun yang diplenokan oleh tim Rikes inilah hasil kesehatan para kandidat.
“Jadi nanti, besok (Hari ini-red), hasil pemeriksaan kesehatan akan kami sampaikan pada masing-masing kandidat calon. Dan mereka yang dinyatakan MS akan disertakan dalam tahap selanjutnya. Namun jika ternyata dari diagnosa kemarin ada yang TMS, maka kami selaku penyelenggara harus bergerak cepat menyampaikan pada kandidat untuk segera menyiapkan ganti saat perbaikan tanggal 18-20 nanti,” jelasnya.
Dan untuk syarat pencalonan, selain hasil Rikes ini nanti akan diakumulasi secara keseluruhan dengan syarat-syarat pendukung lainnya. “Nanti ini penilaiannya secara akumulatif. Jadi MS kesehatan belum tentu lulus dan dinyatakan menjadi calon. Sebab saat penetapan menjadi Paslon nanti itu kita lihat secara keseluruhan syaratnya. Misalnya untuk yang maju lewat jalur perseorangan, kalau ternyata syarat dukungan yang diserahkan saat perbaikan masih kurang dan akan dilakukan verifikasi faktual kembali, maka mereka tidak bisa ditetapkan menjadi calon. Sebab itu, semua syarat tersebut harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum kita tetapkan menjadi calon,” pungkas Darlinsyah. (idn)