Usut Rp 500 Juta, Kejari Periksa 9 ASN

Usut Rp 500 Juta, Kejari Periksa 9 ASN

BERBAGI
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Kasus dugaan tindak pidana korupsi senilai Rp 500 Juta di DPPKAD Kota Bengkulu tahun 2014-2015 itu terus diusut. Buktinya hingga kemarin, (16/1) Penyidik Kejaksaan Negeri (kejari) Bengkulu telah memeriksa 9 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkuangan Pemerintah Kota Bengkulu. Kemarin 5 orang mereka yakni, YF, SK, YK, ZU, dan TM. Senin sebelumnya 4 orang telah diambil kesaksiannya. Selain dari mereka yang belum selesai dimintai keterangan pada Senin, (15/1) itu juga kembali dipanggil.
Kajari Bengkulu, I Made Sudarmawan SH, MH melalui Kasi Pidus Kejari Bengkulu Oktalian SH, mengatakan, pemeriksaan mereka sesuai dengan yang diungkapkan tempo hari. Bahwa dalam satu pekan ini, pihaknya fokus memanggil dan memintai keterangan semua orang yang ada kaitannya dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi uang Rp 500 Juta yang dilaporkan mantan Kepala DPPKAD Kota Bengkulu M Sofyan, yang sekarang menjadi Tsk kasus sosialisasi Pajak fiktif di DPPKAD kota Bengkulu itu.
“Ya, kita sudah jadwalkan, setiap hari dalam minggu ini. Kita melakukan pemanggilan terhadap semua orang yang ada kaitannya dengan kasus ini,” ujar Oktalian, Selasa (16/1).
Semua keterangan dari terperiksa ini, kata dia, nanti disimpulkan minggu depan. Sebab khusus untuk minggu ini kita fokus ke pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti.
“Nanti ya, kalau sudah selesai minggu ini. Senin depan kita sampaikan hasil dari pemeriksaan ini, yang jelas kasus ini masih dalam Penyelidikan. Dan belum bisa diekspos semuanya,” kata dia.(ide)