Cawagub Tidak Mesti Dari Parpol Pengusung

Cawagub Tidak Mesti Dari Parpol Pengusung

BERBAGI
BERBAGI:

H. Muslihan Vs Hj. Lenny Bakal Bersaing Ketat

RBO, BENGKULU – Siapa yang berhak dicalonkan menjadi Wakil Gubernur (Cawagub) Bengkulu setelah Plt Gubernur Dr drh H. Rohidin Mersyah MMA definitif nanti? Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi SE, M.Si dimana Gerindra saat Pilkada Gubernur hanya menjadi partai pendukung, Cawagub nanti tidak mesti dari Parpol pengusung saja. Melainkan juga bisa dari Parpol lain serta non Parpol. “Memang yang berhak mengajukan itu nanti dari Parpol pengusung. Tetapi kandidat Cawagubnya tidak mesti dari partai pengusung, bisa saja dari partai lain ataupun non parpol selagi mendapat rekomendasi dari Parpol pengusung,” ungkap Edi Ramli panggilan akrabnya saat ditemui di ruangan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (16/1).

Dijelaskan Edi Ramli, setelah adanya putusan hukum tetap atas kasus hukum yang menimpa Ridwan Mukti dan beliau tidak mengajukan banding, maka proses pendefinitifan Gubernur bisa dilaksanakan secepatnya. Setelah itu, mekanismenya dari Parpol pengusung dimana ada NasDem, Hanura, PKB dan PKPI masing-masing akan mengusulkan dua nama.

“Maksimal dua nama setiap Parpol pengusung, kemudian diajukan ke Gubernur, setelah itu Gubernur menetapkan dua nama, dua nama ini nantinya akan dilakukan voting pemilihan oleh DPRD, bisa juga nanti jika tidak ada nama lain, terpilih aklamasi,” jelasnya.

Ditambahkan oleh anggota Fraksi Demokrat Ir Muharamin, pada prosesnya nanti dari empat Parpol pengusung nanti mekanisme mereka siapa tahu, membuka penjaringan lewat fit and proper test. “Kalau Parpol pengusung membuka pendaftaran dan melakukan penjaringan, bisa saja dari non Parpol jika memang berkompeten untuk ikut proses tersebut,” tambahnya.

Adapun dari Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, MH dia tidak membantah kemungkinan kandidat Cawagub diluar kader Parpol pengusung dan itu tergantung partai masing-masing.

“Bisa saja calonnya nanti diluar Parpol pengusung, tapi untuk kami di Hanura, kita pastikan tidak akan membuka pendaftaran, dan kita sudah mempunyai satu nama yaitu Ketua DPD Drs H. Muslihan DS S,Sos, MM. Dan tidak menutup kemungkinan nanti dari Hanura hanya mengusulkan satu nama, atau dua nama,” tambahnya.

Sementara PKB kabarnya akan mengusung Hj Lenny John Latif. Jika benar, maka pertarungan sengit akan terjadi antara 2 calon tersebut. Sebab H Muslihan punya pengalaman banyak bidang pemerintahan mulai dari Bupati RL, Bupati BU hingga Dandim, anggota DPRD Provinsi juga ketua partai. Sedangkan Hj Lenny Latif berpengalaman di DPRD Kota Bengkulu. Juga punya pengalaman hampir memenangkan Pilwakot 5 tahun lalu. Juga berhasil mengantarkan putrinya menjadi anggota DPD RI, Riri Damayanti, S.Psi. (idn)