Kini Disegel, Tempo 1 Bulan SD 62 Digusur

Kini Disegel, Tempo 1 Bulan SD 62 Digusur

Ilustrasi
BERBAGI:

RBO, BENGKULU – Mulai Senin, (22/1) SDN 62 Kota Bengkulu disegel pemilik tanah. Sebab setelah menang di MA, ahli waris ingin menguasai hak miliknya. Namun surat yang dikirimnya ke Pemda Kota tidak ada balasan.
Ahli waris melalui Pengacaranya Yuliswan SH, kini memberi deadlaine 1 bulan. Jika tidak ada tanggapan dari Pihak Pemkot Bengkulu maka bangunan yang ada di atas lahan tersebut digusur.
“Setelah adanya putusan kasasi dan sudah berkekuatan hukum tetap, pihak Pemkot juga tidak ada tangkapan. Maka SD Negeri 62 ini kita segel selama 1 bulan. Kalau juga tidak ada tanggapan, jangan menganggap kami menghambat proses ngajar mengajar di SD ini. Terus terang kami akan mengajukan eksekusi ke Pengadilan Negeri. Kalau ini sudah terjadi ekseskusi bangunan yang ada di atas lahan ini diratakan,” terang Yuliswan saat menyegel gerbang SD Negeri 62 itu Senin,(22/1).
Dijelaskannya, semua surat menyurat sudah disampaikan ke pihak Pemkot dan DPRD Kota Bengkulu. Dengan tujuan untuk mengajak duduk bersama dan mencari solusi yang tepat dan pas. Pihak Pemkot diam bukannya menganggarkan dana namun surat yang disampaikan pihaknyapun tidak mereka balas.
“Semua surat sudah kita sampaikan ke pihak Pemkot ini. Jangankan mereka mengajak berunding, surat kita saja tidak pernah dibalas oleh Pemkot Bengkulu,” pungkasnya.
Diakuinya, informasi yang didapatkannya terakhir ini pihak Pemkot Bengkulu masih mau mempelajari putusan. Menurutnya semua putusan kasasi itu sudah ikrah. Permintaan ganti rugi itupun tidak mengada-ada dan tidak melakukan pemeresan ganti rugi sesuai dengan Nilai Objel Pajak (NJOP). Memang diputusan itu tidak disebutkan nilai ganti ruginya.
“Lahan ini lebih kurang setengah Hektar. Berapa NJOP di sini maka segitulah ganti rugi yang harus dibayar Pemkot. Kita tidak mau dikatakan pemerasan kita sesuai dengan NJOP yang ada di sini,” ujarnya.(ide)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

twelve − one =